Dalam lima tahun terakhir, perseroan mencatat rata-rata pertumbuhan laba bersih tahunan (CAGR) sebesar 27,4%, mencerminkan konsistensi dalam menjaga profitabilitas di tengah berbagai siklus ekonomi.
Sepanjang 2025, Bank Mandiri berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp56,3 triliun.
Pencapaian ini didukung oleh kinerja solid, termasuk pertumbuhan pendapatan non-bunga sebesar 14,5% secara tahunan (yoy).
Ekspansi kredit yang meningkat 13,4% menjadi Rp1.895 triliun turut mendorong total aset perusahaan tumbuh 16,6% hingga mencapai Rp2.829,9 triliun.
Baca Juga: Transaksi Bale Syariah by BSN Hampir Tembus Rp2 triliun, Penggunanya 183 Ribu Nasabah
Secara khusus, penyaluran kredit kepada sektor UMKM tumbuh 4,88% yoy, mempertegas peran strategis Bank Mandiri dalam mendukung sekitar 1,3 juta pelaku usaha kecil dan menengah sebagai tulang punggung ekonomi nasional.
Novita menjelaskan bahwa capaian tersebut juga didorong oleh optimalisasi layanan finansial melalui integrasi ekosistem Mandiri Group.
Penguatan platform digital seperti Livin’ by Mandiri, Kopra by Mandiri, dan Livin’ Merchant menjadi motor penggerak perluasan layanan yang lebih inklusif.
Baca Juga: Elnusa Kantongi Sertifikasi Internasional, Perkuat Ketahanan Bisnis di Tengah Tantangan Energi
Hal ini tercermin dari pertumbuhan transaksi Livin’ dan Kopra yang masing-masing meningkat 21,3% yoy dan 14,5% yoy, sekaligus menegaskan peran penting kanal digital dalam meningkatkan kualitas layanan dan jangkauan bisnis.
Keberhasilan Bank Mandiri juga didukung oleh komitmen kuat dalam pengembangan sumber daya manusia sebagai pilar utama pertumbuhan.
Perseroan secara konsisten membangun lingkungan kerja yang produktif, inklusif, dan kolaboratif guna menunjang kinerja organisasi secara keseluruhan.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Makan Korea di Blok M, Masing-masing Menawarkan Menu Berbeda
Hal tersebut tercermin dari peningkatan employee engagement score yang menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun.