rilis-bumn

Presiden Sidak Gudang BULOG di Magelang, Pastikan Stok Beras Nasional

Minggu, 19 April 2026 | 14:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto, didampingi Wamentan Sudaryono, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kompleks Gudang Perum Bulog Danurejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/4). (Dok. BULOG)

"Kemarin saya juga sudah sidak di gudang Bulog tempat lain, termasuk Pak Mentan (Menteri Pertanian) sidak di Makassar, di Bone, dan lain-lain itu penuh semua. Itu menjadi catatannya," tambah Wamentan Sudaryono menjelaskan.

Baca Juga: Dari Emisi Jadi Manfaat: Inovasi CCS Alga PLN NP Ubah Karbon Jadi Produk Bernilai

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa dari sisi produksi, kinerja nasional menunjukkan tren yang sangat positif.

Produksi beras nasional pada 2025 tercatat meningkat sebesar 4,07 juta ton atau 13,29 persen, didorong oleh peningkatan luas panen serta berbagai kebijakan penguatan sektor pertanian.

"Cadangan Beras Pemerintah (CBP) hingga April 2026 mencapai sekitar 4,8 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, dan terus bergerak menuju 5 juta ton.

Baca Juga: Pelindo Multi Terminal Mencatat Tiga Pelabuhan Penumpang Terpadat Selama Angkutan Lebaran 2026

"Capaian ini menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga di dalam negeri," ungkap Wamentan Sudaryono yang juga merupakan anak seorang petani asal Grobogan, Jawa Tengah itu.

Ia juga menambahkan bahwa ketahanan pangan nasional tidak hanya ditopang oleh stok pemerintah, tetapi juga oleh ketersediaan beras di masyarakat serta potensi produksi yang masih akan berlangsung hingga akhir tahun.

"Beras yang beredar di masyarakat diperkirakan mencapai hampir 12 juta ton, serta potensi panen dalam waktu dekat sekitar 12 juta ton.

Baca Juga: 4 Makanan Mahal yang Dulu Hanya Dikonsumsi Orang Miskin

"Secara total, kekuatan stok beras nasional mencapai sekitar 28 juta ton setara dengan ketahanan pangan hingga 11 bulan ke depan," imbuhnya.

Selain memastikan ketersediaan stok, pemerintah terus memperkuat peran Bulog dalam menjaga keseimbangan harga, baik di tingkat petani maupun konsumen.

Upaya tersebut dilakukan melalui optimalisasi instrumen serapan gabah untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani sekaligus memperkuat cadangan nasional.

Baca Juga: Daftar Harga BBM Terbaru April 2026: Ada Kenaikan di Beberapa Produk

"Kami optimistis target serapan gabah setara beras pada tahun 2026 sebesar 4 juta ton dapat tercapai seiring meningkatnya produksi padi nasional. Target ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 3 juta ton," tuturnya.

Halaman:

Tags

Terkini