rilis-bumn

Hari Bumi 2026, Bank Mandiri Perluas Akses Pasar Karbon Lewat Fitur SPE-GRK di Livin’

Kamis, 23 April 2026 | 10:00 WIB
Bank Mandiri luncurkan fitur SPE-GRK di Livin’ Planet, dorong nasabah berpartisipasi dalam aksi iklim dan ekonomi rendah karbon. (Dok. Bank Mandiri)

"Sementara itu, carbon credit merepresentasikan pengurangan atau penyerapan emisi sebesar 1 ton CO₂ ekuivalen yang dapat diperdagangkan sebagai instrumen dalam mekanisme tersebut,” jelasnya.

Melalui Livin’ Planet, nasabah dapat menghitung jejak emisi menggunakan carbon calculator, sekaligus melakukan offset dengan membeli SPE-GRK secara langsung.

Baca Juga: Ragam Roti Tradisional Italia, Salah Satu yang Populer Foccacio

Fitur ini juga dilengkapi dengan materi edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap emisi karbon dan mendorong perubahan perilaku menuju gaya hidup rendah karbon.

SPE-GRK yang saat ini tersedia berasal dari proyek Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Sei Mangkei milik Pertamina New & Renewable Energy berkapasitas 2,4 MW di Sumatera Utara.

Proyek ini mengolah limbah Palm Oil Mill Effluent (POME) menjadi energi terbarukan dan berkontribusi pada pengurangan emisi sekitar 265 ribu tCO2e, atau setara dengan emisi sekitar 30 ribu kendaraan berbahan bakar bensin.

Baca Juga: Jadwal KA Prameks Jogja–Kutoarjo 2026: Transportasi Praktis, Hemat, dan Bebas Macet

Selain itu, Bank Mandiri juga melanjutkan kampanye keberlanjutan melalui program Mandiri Looping for Life.

Program ini mendorong pengurangan emisi melalui pengelolaan limbah tekstil, sekaligus melibatkan UMKM dan brand lokal dalam membangun ekosistem gaya hidup ramah lingkungan.

Sepanjang tahun 2025, melalui kampanye Mandiri Looping for Life, perseroan mencatatkan 1.398 transaksi Livin’ Planet dengan nilai mencapai Rp135,2 juta.

Baca Juga: Dengan Semangat Kartini, Perempuan IDSurvey Perkuat Kolaborasi dan Transformasi

Transaksi tersebut telah dikonversi menjadi penanaman 1.292 pohon yang berkontribusi dalam pengurangan emisi sebesar 45,32 ton CO₂e.

Inisiatif ini semakin menegaskan peran sektor keuangan sebagai enabler dalam transisi menuju ekonomi rendah karbon, tidak hanya melalui pembiayaan, tetapi juga dengan memperluas akses, meningkatkan awareness, serta menghadirkan solusi praktis bagi masyarakat.

Ke depan, Bank Mandiri akan terus memperkuat kolaborasi dan inovasi berbasis ESG guna memperluas inklusi keberlanjutan.

Dengan sinergi ekosistem layanan yang terintegrasi, Bank Mandiri optimistis dapat terus memperkuat perannya sebagai katalis dalam mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi rendah karbon.***

Halaman:

Tags

Terkini