“Dulu jualan terbatas, barang cepat basi karena tidak ada pendingin. Sekarang ada listrik, saya mau coba beli kulkas kecil.
"Jadi bisa jual es batu sama minuman dingin untuk warga di dusun. Harapannya ada tambahan penghasilan,” ujarnya.
Menurut Yohanes, akses listrik membuka kesempatan baru bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga tanpa harus meninggalkan kampung halaman.
Bupati Timor Tengah Selatan, Eduard Markus Lioe, menyampaikan apresiasi atas beroperasinya jaringan listrik di Dusun Noemuke.
Baca Juga: WSBP dan Pelanggan Tanam 1.217 Pohon pada Kuartal I 2026, Dukung Infrastruktur Berkelanjutan
“Kami memahami setiap wilayah di Timor Tengah Selatan memiliki tantangan geografis yang berbeda.
"Pembangunan listrik dilakukan bertahap sesuai kemampuan teknis dan alokasi anggaran.
"Kami berharap listrik di Noemuke ini bisa membantu anak-anak belajar lebih baik dan warga mulai mengembangkan usaha kecil di rumah,” ujarnya.
Baca Juga: Bunga Matahari Raksasa dan Sayap Malaikat Hadir di Prambanan, Sudah Foto di Sini?
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa setiap rumah di pelosok negeri yang berhasil dialiri listrik memiliki cerita dan harapan yang berbeda.
Oleh sebab itu, upaya pemerintah bersama PLN untuk menghadirkan listrik hingga ke daerah terpencil tidak hanya sekadar membangun jaringan, tetapi juga membuka akses masyarakat terhadap berbagai peluang.
“Sebagai badan usaha milik negara yang diberi amanah menyediakan energi listrik, PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan akses listrik hingga ke pelosok negeri.
Baca Juga: WIKA Beton Dukung Percepatan Proyek Sekolah Rakyat, Suplai Beton Pracetak Rp75,9 Miliar
"Hadirnya listrik menjadi fondasi untuk mempercepat pemerataan pembangunan, menggerakkan roda perekonomian, menciptakan lapangan kerja, serta membantu mengentaskan kemiskinan.