"Pengakuan internasional ini menjadi motivasi bagi seluruh perwira Pertamina Drilling untuk terus berkontribusi menghadirkan solusi yang berdampak bagi industri energi nasional dan global,” tutup Avep.
Baca Juga: Rajin Pakai PLN Mobile? Kesempatan Dapat Mobil Listrik Gratis Masih Dibuka sampai Akhir 2026
Karya ilmiah tersebut dipresentasikan oleh Ade Barkah Darmond dari PT Pertamina Drilling Services Indonesia bersama Dina Nurul Fitria dari Universitas Trilogi.
Dalam kompetisi yang disponsori oleh aThingz tersebut, tim Pertamina Drilling sukses mengungguli peserta dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik.
IEOM Society International merupakan organisasi profesi global yang berfokus pada pengembangan bidang industrial engineering, operations management, rantai pasok, dan teknologi industri.
Baca Juga: Waspadai! Ini Jenis Souvenir Ilegal di Asia Tenggara yang Tidak Boleh Dibeli
Sementara itu, Asia Pacific IEOM Conference dikenal sebagai salah satu forum bergengsi yang mempertemukan akademisi, peneliti, serta praktisi industri dari berbagai negara untuk berbagi inovasi dan praktik terbaik.
Melalui penelitian tersebut, Pertamina Drilling memperkenalkan pendekatan Material Flow Analysis (MFA) untuk mengelola seragam kerja yang sudah tidak digunakan agar dapat diolah kembali menjadi produk yang memiliki nilai guna.
Program ini tidak hanya berkontribusi dalam mengurangi limbah tekstil perusahaan, tetapi juga mendukung prinsip keberlanjutan dan ekonomi sirkular yang saat ini menjadi perhatian global.
Baca Juga: PKS Sei Tapung Maksimalkan Limbah Sawit Jadi Pupuk Organik dan Energi Ramah Lingkungan
Ade Barkah Darmond mengatakan, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa inovasi keberlanjutan yang dijalankan perusahaan mampu memperoleh pengakuan dunia internasional.
“Penghargaan ini menunjukkan bahwa inisiatif keberlanjutan yang dilakukan Pertamina Drilling tidak hanya memberikan dampak positif bagi lingkungan, tetapi juga memiliki nilai akademis dan operasional yang diakui dunia internasional.
"Kami berharap inovasi ini dapat menjadi inspirasi bagi industri energi dalam menerapkan prinsip ekonomi sirkular secara lebih luas,” ujar Ade dalam keterangannya.
Baca Juga: Accor Run for Hope 2026 di Bali Satukan Ribuan Peserta untuk Dukung Pendidikan Anak Kurang Mampu
Keberhasilan tersebut sekaligus memperkuat komitmen Pertamina Drilling dalam mendukung implementasi aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui berbagai program inovatif yang berorientasi pada efisiensi sumber daya serta pengurangan limbah.