Baca Juga: Sambut Liburan Sekolah, KAI Berikan Diskon 30 Persen untuk Tiket Kereta Ekonomi Komersial
“Kedaulatan digital bukan lagi sekadar isu teknologi, melainkan fondasi daya saing, ketahanan, dan keberlanjutan bangsa di masa depan."
"Indonesia harus mampu membangun kendali atas data, AI, cloud, dan keamanan sibernya sendiri agar tidak hanya menjadi pasar digital, tetapi juga menjadi arsitek masa depan digitalnya sendiri,” ujar Seno.
Lebih lanjut, Seno menjelaskan bahwa melalui transformasi TLKM 30, Telkom terus memperkuat perannya bukan hanya sebagai penyedia konektivitas, tetapi juga sebagai service enabler dalam membangun fondasi digital nasional yang lebih aman, resilien, serta mandiri.
Baca Juga: Anak Masuk Sekolah Baru Saat Ekonomi Tak Menentu? Ini Tips Mengatur Keuangan agar Tidak Boncos
Dalam forum tersebut, terdapat tiga fokus utama yang menjadi landasan penguatan kedaulatan digital Indonesia, yakni Sovereign Cloud, Sovereign AI, dan Sovereign Cybersecurity.
Ketiganya dirancang menjadi kerangka kolaboratif untuk memastikan Indonesia memiliki kapasitas komputasi, kemampuan AI, serta sistem keamanan digital yang dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan di dalam negeri.
Sebagai bagian dari penguatan inisiatif tersebut, Telkom juga mempertegas pengembangan AdyaCakra, sovereign digital stack yang mengintegrasikan kapabilitas nasional dengan teknologi global terbaik untuk memenuhi kebutuhan pemerintah, BUMN, dan industri strategis.
Baca Juga: Kereta Cepat Whoosh Kini Dilengkapi Layanan Dining Car dari KAI Services
AdyaCakra mencakup layanan Sovereign Cloud melalui NeuCentrIX, NeutraDC Hyperscale, dan edge infrastructure; Sovereign AI lewat AI Hub dan Agentic AI BigBox; serta Sovereign Cybersecurity melalui Telkom CSOC, sovereign threat intelligence, dan managed detection & response.
Pada kesempatan yang sama, delapan global technology partners ikut ambil bagian dalam diskusi strategis serta penandatanganan Intentional Collaboration sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pengembangan ekosistem digital yang aman, resilien, dan berdaulat.
Kerja sama ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan kapabilitas nasional, transfer pengetahuan, hingga adopsi teknologi yang memberi nilai tambah bagi Indonesia.
Baca Juga: Data Center Batam Terisi Penuh Sebelum Beroperasi, Telkom Siapkan Pengembangan BTM-2
Melalui Forum Kedaulatan Digital Nasional, Telkom mendorong lahirnya blueprint dan roadmap kolaborasi yang lebih konkret antara pemerintah, regulator, BUMN, pelaku industri, dan mitra teknologi global.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi cloud, AI, dan cybersecurity nasional demi mendukung terwujudnya kedaulatan digital Indonesia, sekaligus mendorong pencapaian Visi Digital Indonesia 2030 serta agenda transformasi TLKM 30. ***