“Masih banyak penyandang disabilitas dengan potensi dan semangat tinggi yang belum mendapatkan akses pelatihan yang tepat.
Keterampilan sablon ini bisa menjadi bekal yang sangat relevan bagi mereka, baik untuk merintis wirausaha maupun bekerja di sektor percetakan,” jelas Inaraya.
Ke depan, kerja sama antara PERURI dan KTI Foundation diharapkan terus berkembang sebagai langkah nyata membangun lingkungan yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas.
Baca Juga: Liburan Sekolah Tak Harus Keluar Rumah, Ini 10 Kegiatan Seru dan Bermanfaat untuk Anak
Kolaborasi ini juga diharapkan mampu mendukung terciptanya kemandirian ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat disabilitas. ***