Kabar BUMN – Dalam upaya mewujudkan ekosistem digital Indonesia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) secara berkelanjutan mendorong terciptanya ekonomi digital Indonesia melalui pelaksanaan program Business Matching PaDi UMKM di Surabaya
Kali ini program Business Matching PaDi UMKM diadakan di Surabaya beberapa waktu yang lalu.
Ini adalah kali ketiga business matching dilaksanakan dengan total transaksi antara UMKM dan BUMN mencapai lebih dari 2.100 transaksi.
Pelaksanaan program ini sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2022.
Dalam Inpres tersebut pemerintah mengimbau BUMN untuk mengalokasikan sedikitnya 40% dari anggaran belanja barang/jasa kepada para pelaku UMKM di dalam negeri untuk membantu menyelesaikan kendala yang dihadapi oleh UMKM.
Hal tersebut dijelaskan oleh Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN, Loto Srinaita Ginting.
"BUMN berkomitmen untuk mendukung implementasi atas Instruksi Presiden yang mendorong kementerian, lembaga, termasuk BUMN untuk bangga, belanja, dan menggunakan produk lokal termasuk produk-produk UMKM," tutur Loto.
Baca Juga: Siap Layani Musim Haji 2023, Pertamina Jamin Pasokan Avtur di 13 Bandara Embarkasi Haji Tetap Aman
"Kegiatan business matching PaDi UMKM dapat mendorong kemajuan ekonomi UMKM lokal khususnya wilayah Jawa Timur dengan adanya transaksi dari BUMN," imbuhnya.
Melalui program ini, Telkom berkomitmen untuk selalu mendukung peningkatan kualitas UMKM sebagai salah satu fondasi perekonomian Indonesia.
Pada kesempatan business matching tersebut, omzet UMKM di Jawa Timur mencatatkan kenaikan.
Tercatat ada kenaikan hingga ebih dari Rp66 miliar dalam waktu sehari.
Baca Juga: Direktur Utama PT Pindad Sambut Hangat Kunjungan Wadankoharmatau, Bahas Potensi Kerja Sama