Kabar BUMN – Program strategis pemerintah dalam mengembangkan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan penyediaan energi bersihnya di sana turut didukung oleh PT PGN Tbk.
Sebagai Subholding Gas Pertamina, PT PGN Tbk menerapkan kesetimbangan dari Tiga Pilar atau Trilema Energi dalam utilisasi gas bumi di IKN di mana gas bumi memiliki peran sebagai energi transisi menuju target Net Zero Emission.
Trilema Energi sendiri terdiri dari Energy Security (Secure & Reliable), Energy Equity (Affordable & Available), dan Environmental Sustainability (Green & Clean).
Baca Juga: Angkasa Pura I Siap Dukung Implementasi Aturan Perjalanan Udara Terbaru di 15 Bandara
Melalui Energy Security, PGN mengelola pasokan energi dalam negeri yang distribusikan secara luas dan efektif, serta menjaga keandalan infrastruktur energi untuk memenuhi kebutuhan masa kini dan masa depan.
Dengannya, PGN juga ingin menciptakan kemudahan akses dan keterjangkauan pasokan gas bumi untuk masyarakat.
Pada prinsip Environmental Sustainability, PGN menciptakan pemanfaatan energi gas bumi yang bersih dan ramah lingkungan.
Baca Juga: Strategi Bertahan di Lingkungan Kerja yang Toxic, Nomor Ketiga Cari Teman untuk Sekutu
Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Achmad Muchtasyar mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur gas bumi oleh PGN dilaksanakan dalam lima tahapan pada area pengembangan IKN, berdasarkan tahapan pertumbuhan penduduk yang ditetapkan oleh Bappenas. Pembangunan ditujukan untuk pemenuhan energi sektor komersial dan rumah tangga.
Ia mengungkapkan hal tersebut dalam Puncak Acara Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023 bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 11 Juni 2023.
“Pada tahap 1 dan tahap 2, pembangunan infrastruktur gas di IKN akan memanfaatkan moda beyond pipeline yaitu CNG atau LNG dan disebut dengan skenario bridging. Sedangkan pada tahap 3 hingga tahap 5, akan menggunakan pipa penyalur yang sumber gasnya berasal dari Pipa Senipah – Balikpapan sebagai skenario utama,” ujar Achmad.
Baca Juga: SPKLU PLN Tambah Lagi di Aceh, Pengguna Kendaraan Listrik Makin Nyaman
PGN telah merambah wilayah Kalimantan Timur dalam utilisasi gas bumi, sehingga dalam pengembangannya dapat menjangkau IKN.
Di Kalimantan Timur, PGN mengelola penyaluran gas secara terintegrasi meliputi Pipa Transmisi Senipah-Balikpapan (konstruksi 2022-2023), Jargas Kota Samarinda, Jargas Kabupaten Kutai Kartanegara, Jargas Kota Bontang, Jargas Kota Balikpapan, Pipa Transmisi Tanjung Santan-KM53-SKG Bontang, SPBG Balikpapan, LNG Filling Station Bontang, dan LNG Retail ke Industri dan Komersial yang dimulai 2023.