Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat Muhamad Syafe’i Rangkuti mengatakan, sosialisasi kepada para pelajar di wilayah mereka terkait stunting sangat positif.
Dengan kampanye yang menyasar pada remaja seperti ini diharapkan para pelajar menjadi agen perubahan dalam menanggulangi stunting.
Baginya percuma pemerintah melakukan sosialisasi dan penyuluhan, apabila remajanya sendiri tidak menjadi bagian aktif dalam misi ini.
“Program seperti ini sangat positif, apalagi objek yang menjadi peserta sosialisasi adalah anak sekolah menengah atas,” kata Muhamad Syafe’i Rangkuti.***
Artikel Terkait
Dukung Penangangan Stunting, Sejak September INKA Salurkan 280 Paket Bantuan Makanan Bergizi untuk Balita
Solusi Digital Metranet untuk Dukung Percepatan Penurunan Angka Stunting di Surakarta
Bersama Unit TJSL, Lazis Pindad Sukses Turunkan Angka Stunting di Bandung Melalui Gemar Puding
Wujudkan Zero Stunting, Tataliwargi DAHANA Berikan Bantuan ke Masyarakat Subang di Beberapa Lokasi
Entaskan Stunting, PalmCo Regional 3 Salurkan Bantuan Rp175 Juta
PT Perikanan Indonesia Bagikan 340 Paket Ikan untuk Balita Stunting di Penjaringan Dalam Rangka HUT Ke-34