tjsl

Dukung Upaya Pemerintah Selamatkan Cagar Alam Pegunungan Cycloop, PT Freeport Indonesia Berikan 20.000 Bibit Bambu

Minggu, 19 November 2023 | 16:30 WIB
Dukung upaya pemerintah selamatkan Cagar Alam Pegunungan Cycloop, PT Freeport Indonesia berikan 20.000 bibit bambu. (DOK. PTFI)

Kabar BUMN - PT Freeport Indonesia (PTFI) memberikan 20.000 bibit bambu kepada Pemerintah Provinsi Papua pada Kamis (16/11/2023).

Pemberian bibit bambu ini dalam upaya menyelamatkan Cagar Alam Pegunungan Cycloop. Harapannya, penanaman bambu mampu mencegah bencana alam, gangguan, dan kerusakan yang mengakibatkan degradasi dan deforestasi di Cagar Alam Pegunungan Cycloop.

Selain itu, penanaman bambu juga untuk menyediakan batas alam yang jelas kepada masyarakat untuk membedakan ruang yang masuk ke cagar alam dan yang bukan.

Baca Juga: Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur, Presdir Freeport Indonesia: Ini Diuntungkan Adanya Berbagai Proyek atau Industri

Vice President Environmental PTFI Gesang Setyadi menyampaikan, aksi ini merupakan wujud nyata PTFI dalam mendukung Pemerintah Provinsi Papua dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Dukungan tersebut ditunjukkan melalui Program Penyelamatan Cagar Alam Pegunungan Cycloop melalui gerakan penanaman sekitar 60 ribu bibit bambu atau sepanjang 78 kilometer batas penyangga (buffer zone).

Dimulai dari Pasir 6 di Kota Jayapura hingga ke Maribu di Distrik Ravenirara di Kabupaten Jayapura, sebagai tanda batas Cagar Alam Pegunungan Cycloop.

Baca Juga: Cegah Stunting, PTFI dan PWKK Freeport Berikan Edukasi Gizi Bagi Masyarakat Suku Dani dan Suku Damal

“Upaya ini sejalan dengan komitmen PTFI dalam turut menjaga lingkungan secara berkelanjutan untuk pelestarian lingkungan dan mendukung keseimbangan ekologi,” ujar Gesang pada acara penyerahan bibit bambu kepada Pemerintah Provinsi Papua.

Cagar Alam Pegunungan Cycloop sendiri ditetapkan sebagai kawasan konservasi pada tahun 1979. Pada kawasan ini, terdapat flora dan fauna endemik, keragaman ekosistem yang termasuk hutan hujan dataran rendah, hutan pegunungan, hutan sekunder, padang rumput, dan mangrove.

Kawasan ini juga memiliki fungsi hidrologi sebagai pengatur iklim, dan pusat diversitas dari evolusi persebaran serta terbentuknya kehidupan flora dan fauna secara alamiah.

Baca Juga: Freeport Indonesia Borong 5 Penghargaan dari Kementerian ESDM

Gubernur Provinsi Papua, yang diwakili Pelaksana Tugas (plt) Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Suzana Wanggai, mengapresiasi dukungan PTFI dalam upaya penyelamatan Cagar Alam Pegunungan Cycloop.

“Cycloop adalah sumber hidup kita, maka dari itu kita harus jaga alam dan alam akan jaga kita,” kata Suzana.

Halaman:

Tags

Terkini