Petrokimia Gresik Salurkan Bantuan Pupuk NPK Phonsa Plus dan Petro Ponic di Banyuwangi

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Sabtu, 10 Agustus 2024 | 14:00 WIB
Petrokimia Gresik beri bantuan NPK Phonsa Plus dan nutrisi hidroponik Petro Ponic dalam rangka peluncuran program Kartini Tani di desa di Banyuwangi. (Corcomm PG)
Petrokimia Gresik beri bantuan NPK Phonsa Plus dan nutrisi hidroponik Petro Ponic dalam rangka peluncuran program Kartini Tani di desa di Banyuwangi. (Corcomm PG)

Kabar BUMN - Petrokimia Gresik, bagian dari holding Pupuk Indonesia, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertanian berkelanjutan melalui program Kartini Tani.

Sebagai langkah konkret, perusahaan ini baru-baru ini menyalurkan bantuan berupa pupuk NPK Phonsa Plus dan nutrisi hidroponik Petro Ponic di Banyuwangi.

Hal ini dilakukan dalam rangka peluncuran program Kartini Tani di Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi.

Baca Juga: 35 Link Download Twibbon HUT RI ke-79, Alternatif Merayakan Hari Kemerdekaan

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, menjelaskan bahwa program Kartini Tani merupakan inisiatif dari Pupuk Indonesia yang bekerja sama dengan Perkumpulan Istri Karyawan Pupuk Indonesia (PIKA-PI).

Tujuan utama dari program ini adalah untuk memperkuat peran perempuan dalam sektor pertanian, serta meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan.

Dengan dukungan berupa pemberdayaan, kelompok perempuan diharapkan dapat mengembangkan dan menerapkan praktik pertanian berkelanjutan secara lebih luas.

Baca Juga: Hadir E-Money Spesial Edition Film Rumah Dinas Bapak, Dapatkan Eksklusif di Fitur Livin' Sukha Harga Rp65 Ribu

Dwi Satriyo Annurogo menekankan betapa pentingnya peran perempuan dalam pertanian. Ia menyebutkan bahwa Kartini Tani menjadi simbol dukungan dari Pupuk Indonesia Group kepada petani perempuan.

"Peran perempuan dalam pertanian sangat krusial. Kartini Tani menjadi simbol dukungan Pupuk Indonesia Group kepada para petani perempuan dalam mengembangkan kemampuan, mengakses teknologi modern, dan memberdayakan ekonomi mereka," ujarnya.

"Harapannya perempuan dapat mewujudkan masa depan yang lebih sejahtera dan inklusif," tambahnya.

Baca Juga: Tinggal Dua Hari Lagi, Rekrutmen Karyawan PT DAHANA Terbuka untuk Lulusan S1 dari Berbagai Jurusan

Program ini dirancang untuk membantu mereka mengembangkan keterampilan, mengakses teknologi modern, dan memberdayakan ekonomi mereka.

Menurut data BPS 2023, jumlah petani perempuan di Indonesia mencapai 4,2 juta orang, atau sekitar 14,4% dari total petani.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Sumber: petrokimia-gresik.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini