Dengan angka tersebut, program Kartini Tani dirancang untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam berbagai aspek pertanian, baik langsung maupun tidak langsung.
Peluncuran Kartini Tani di Banyuwangi ditandai dengan kegiatan pemupukan bersama di lahan buah naga di Jambewangi.
Petrokimia Gresik memberikan bantuan berupa 500 kilogram pupuk NPK Phonsa Plus dan 10 paket Petro Ponic.
Baca Juga: Layanan Avtur di Juanda Makin Modern, Pertamina Patra Niaga Andalkan Pipa Bawah Tanah
Program Kartini Tani yang telah menyasar lima wilayah ini kini hadir di Banyuwangi, melanjutkan upaya pemberdayaan yang telah dilakukan melalui program Agrosolution.
Program ini melibatkan berbagai stakeholder pertanian, termasuk perbankan, lembaga asuransi, dan offtaker.
Dwi Satriyo Annurogo juga menambahkan bahwa Banyuwangi merupakan pusat buah naga di Jawa Timur.
Baca Juga: Dirgahayu Republik Indonesia, Semarakkan 17 Agustus 2024 dengan Twibbon di Media Sosial
Dengan adanya program Kartini Tani, diharapkan potensi pertanian buah naga di wilayah tersebut dapat lebih optimal dan berkelanjutan.
Program ini juga diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang bermanfaat terkait penggunaan pupuk Phonsa Plus, mendukung pengembangan hasil komoditas buah naga.
Melalui dukungan dan inisiatif seperti Kartini Tani, Petrokimia Gresik berkomitmen untuk terus mendorong pertanian berkelanjutan serta meningkatkan peran dan kesejahteraan petani perempuan di seluruh Indonesia.***
Artikel Terkait
Petrokimia Gresik Dukung Petani Padi Organik di Kabupaten Bandung Lewat Program Makmur
Petrokimia Gresik Berbagi Kebahagiaan dengan Puluhan Anak Difabel Melalui Program "PG Inspiration Day 2024"
PetroNite Fest 2024, Pasar Rakyat Persembaahan Petrokimia Gresik Bagi Masyarakat di Momen HUT Ke-52 Tahun
Dukung Transisi Energi, Petrokimia Gresik Inisiasi Program Konversi Motor BBM ke Listrik
Peringati HUT Ke-52, Petrokimia Gresik Berbagi Berkah Dengan Masyarakat dan Abang Becak