Seminar TJSL PTDI: Kolaborasi Menuju Ketahanan Pangan, Energi Terbarukan, dan Pelestarian Lingkungan

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 25 Agustus 2024 | 08:45 WIB
PT Dirgantara Indonesia (PTDI) mengadakan Seminar Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) dengan tema “Kolaborasi Mewujudkan Ketahanan Pangan, Energi Baru Terbarukan, dan Pelestarian Lingkungan”. (Dok. PTDI)
PT Dirgantara Indonesia (PTDI) mengadakan Seminar Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) dengan tema “Kolaborasi Mewujudkan Ketahanan Pangan, Energi Baru Terbarukan, dan Pelestarian Lingkungan”. (Dok. PTDI)

Kabar BUMN - PT Dirgantara Indonesia (PTDI) mengadakan Seminar Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) dengan tema “Kolaborasi Mewujudkan Ketahanan Pangan, Energi Baru Terbarukan, dan Pelestarian Lingkungan” di Gedung Dirgantara 2, PTDI Bandung.

Acara ini merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-48 PTDI yang akan jatuh pada tanggal 23 Agustus 2024.

Seminar ini dihadiri oleh sejumlah pembicara penting pada 22 Agustus 2024.

Baca Juga: Lawang Sewu & Ambarawa, Latar Sempurna untuk Photoshoot Tak Terlupakan dengan Tarif yang Menarik

Mereka di antaranya termasuk Manager TJSL PTDI, Kerry Apriawan, Kepala Desa Panjalu, Yuyus Surya Adinegara, Guru Besar Teknologi Pangan dan Ketua Sorghum Center Universitas Pasundan, Wisnu Cahyadi.

Serta keynote speaker dari Badan Pangan Nasional, Direktur Penganekaragaman & Konsumsi Pangan, Rinna Syawal, dan Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan & Peternakan Provinsi Jawa Barat, Siti Rochani.

Dalam sesi tersebut, Kerry Apriawan memaparkan berbagai program TJSL PTDI serta kontribusi dan inovasi yang dilakukan PTDI untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan.

Baca Juga: Lowongan Magang BUMN di Bidang IT: Penempatan PT Perkebunan Nusantara III

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat sebagai kunci utama keberhasilan program-program tersebut.

Kolaborasi untuk Ketahanan Pangan dan Energi Terbarukan

Salah satu upaya penting yang dibahas dalam seminar ini adalah kolaborasi antara PTDI dan Universitas Pasundan (Unpas) dalam menciptakan ketahanan pangan dan Energi Baru Terbarukan (EBT).

Baca Juga: Lahan 165 Hektare Dihijaukan, PEPC Tanam 180 Ribu Pohon untuk Tekan Emisi Karbon

Pada tahun 2023, kedua institusi tersebut mendirikan Sorghum Center, di mana PTDI berperan dalam industrialisasi dan automasi mesin pengolahan sorgum, sementara Unpas memimpin riset dan pengembangan teknologi terkait.

Selama proses industrialisasi, PTDI melibatkan UMKM industri permesinan, dan Unpas berfokus pada pemberdayaan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) serta UMKM yang mengolah pangan lokal di Jawa Barat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Sumber: indonesian-aerospace.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini