Kerja Sama dengan Mitra selaku Reseller, PTDI Perluas Pasar Ekspor ke Cina

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 23 Oktober 2023 | 09:06 WIB
PT Dirgantara Indonesia (PTDI) sepakati kerja sama dengan Linkfield Technologies. Kerja sama PTDI lakukan dalam upayanya memperluas ekspor. (indonesian-aerospace.com)
PT Dirgantara Indonesia (PTDI) sepakati kerja sama dengan Linkfield Technologies. Kerja sama PTDI lakukan dalam upayanya memperluas ekspor. (indonesian-aerospace.com)

Kabar BUMN - PT Dirgantara Indonesia (PTDI) sepakati kerja sama dengan Linkfield Technologies. Kerja sama PTDI lakukan dalam upayanya memperluas ekspor.

Dalam kesepakatan ini, PTDI bekerja sama dengan Linkfield Technologies yang akan bertindak sebagai reseller untuk melakukan kegiatan pemasaran dan penjualan pesawat produksi PTDI, seperti CN235-220, NC212i dan N219, untuk memenuhi kebutuhan pesawat militer dan komersial di wilayah Cina.

Penandatanganan dokumen Reseller Agreement dilakukan antara Direktur Niaga, Teknologi & Pengembangan PTDI Moh. Arif Faisal dengan Direktur Linkfield Technologies, Patrick Goh disaksikan Direktur Utama PTDI Gita Amperiawan di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Pusat Manajemen Lt.9, PTDI, Bandung.

Baca Juga: #DIEdutainment for School, Program TJSL PTDI Merangsang Minat Pelajar SMA/SMK Terhadap Industri Kedirgantaraan

Kerja sama ini merupakan wujud komitmen PTDI yang tidak hanya menghadirkan sosok industri penerbangan di tingkat global, tapi juga mendatangkan devisa dan multiplier economic effect.

Menurut Direktur Utama PTDI Gita Amperiawan, Cina merupakan partner yang sangat baik terutama dari segi teknologi, kemampuan manufacturing dan ada potensi pasar yang besar. PTDI akan kembangkan strategi bisnis bersama yang dimulai melalui kerja sama reseller dengan Linkfield Technologies.

Dengan demikian, pengembangan teknologi maupun pasar pesawat N219 dapat di-push, sehingga nantinya N219 dapat menjadi produk yang high competitive di Cina. Hal ini juga akan menjadi tantangan kita ke depan untuk bisa meningkatkan kapasitas produksi N219.

Baca Juga: Upaya Ciptakan Lingkungan Berkelanjutan, PTDI dan Universitas Pasundan Bersinergi dalam Beberapa Proyek

“Bersama dengan Cina, kemampuan supply chain dan manufacturing-nya juga akan kita optimalkan untuk arah pengembangan N219 kedepan,” tutur Gita Amperiawan.

PTDI sebagai anggota Holding Defend ID terus berinovasi untuk mewujudkan hilirisasi, hingga meningkatkan ekspor, tidak hanya fokus memproduksi alat pertahanan, tetapi juga produk pasar komersial.

Adapun sebagaimana yang disampaikan Direktur Linkfield Technologies, Patrick Goh, PTDI juga akan hadir dan berpartisipasi dalam The Aero Asia (Zhuhai Airshow) pada tanggal 23-26 November 2023 di Cina, sebagai langkah awal penetrasi produk pesawat produksi PTDI di Cina.

Baca Juga: Siapkan Pengadaan Helikopter Sikorsky S-70M Black Hawk, PTDI Bekerja Sama Dengan Lockheed Martin

Patrick Goh menyatakan kebanggaannya kepada produk pesawat dari Indonesia. Menurutnya, selama 50 tahun terakhir semua orang mencoba membangun pesawat besar untuk rute dari kota-kota besar maupun internasional, tetapi lupa masih punya permasalahan konektivitas bagi penduduk di pedesaan.

“Ada masalah akses, tidak ada kereta api, jalan raya, kecuali Anda memiliki pesawat seperti N219, yang kemudian dapat meningkatkan pembangunan ekonomi di pedesaan,” terang Patrick.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: indonesian-aerospace.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini