Salah satu dampak negatif dari kebiasaan ini yaitu berkurangnya kesuburan tanah akibat pemupukan yang berlebih.
Baca Juga: Sambut HUT ke-49, Pupuk Kujang Gelar Operasi Katarak Gratis untuk Masyarakat, 50 Lansia Terbantu
Oleh karena itu PT Pupuk Kujang melalui departemen riset memperkenalkan pemupukan yang sesuai takaran melalui riset awal identifikasi unsur hara tanah, penentuan dosis pupuk dan bantuan pemupukan.
Perusahaan juga melakukan edukasi pengolahan Limbah Kopi menjadi Pupuk. Limbah yang dihasilkan seperti kulit kopi diolah menjadi pupuk organik melalui proses fermentasi dengan EM4 untuk dapat digunakan kembali oleh petani dalam tahap budidaya.
Dalam hal pilar lingkungan, Pupuk Kujang menjalankan program Kampung Iklim Pagadungan Indah yaitu program pemberdayaan masyarakat untuk dapat adaptasi dan mitigasi dengan adanya perubahan iklim.
Baca Juga: Pupuk Kujang Genjot Produksi Subsidi dan Non Subsidi, Dukung Kemajuan Sektor Pertanian
Pada tahun pertama, PT Pupuk kujang melakukan kegiatan penghijauan di fasilitas umum desa Pagadungan Indah. Penghijauan dilakukan pada area seluas 950 m2. Tanaman-tanaman yang dikembangkan merupakan tanaman dari Taman Kehati PT Pupuk Kujang.
Selain itu, masyarakat juga diedukasi untuk mengolah sampah menjadi pupuk kompos yang digunakan untuk kegiatan penghijauan.***
Artikel Terkait
Pupuk Kaltim Tingkatkan Produktivitas Padi di Berau hingga 7,5 Ton per Hektar melalui Program Agrosolution
Pupuk Indonesia Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Desa Karangpatihan melalui Pemberian Pupuk Berkualitas
Pupuk Indonesia Gelar Jambore MAKMUR, Upaya Regenerasi Petani untuk Pertanian Berkelanjutan
Berkontribusi dalam Olahraga Angkat Besi, Pupuk Indonesia Antarkan Atlet Binaan Raih Medali Emas Olimpiade
Optimalkan Penyerapan Pupuk Bersubsidi untuk Musim Tanam, Pupuk Indonesia Ajak Petani
Gelar Pelatihan Keramba Jaring Apung, Pupuk Kaltim Komitmen Tingkatkan Budidaya Perikanan di Bontang