“Semoga program ini menjadi awal permulaan yang baik dan ke depannya menjadi pelaku utama untuk sirkular ekonomi,” pungkas Marrel.
Baca Juga: Transisi Energi Hijau: PLN EPI Pacu Pemanfaatan Biomassa di Bawah Kepemimpinan Erick Thohir
Salah satu warga Kalurahan Karangasem, Riyanta mengungkapkan bahwa program ini memberikan manfaat yang luar biasa bagi warga Kalurahan Karangasem, Kecamatan Ponjong, seperti mengurangi sampah organik dapur, mengurangi pembakaran sampah kompos.
Selain itu juga dapat memberikan edukasi tentang pengelolaan sampah dapur melalui maggot, menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat, serta memberikan penghasilan tambahan dari hasil produk maggot.
“Maggot ini juga dapat bermanfaat untuk pakan lele dan unggas dan sisa hasil residu yang dihasilkan oleh maggot akan dibuatkan pupuk padat untuk diberikan kepada tanaman sayuran milik warga kelompok wanita tani,” ungkap Riyanta.***
Artikel Terkait
Maksimalkan Pengelolaan Sampah TPA di Muara Enim, PTBA Serahkan Bantuan Mesin Pemusnah Sampah Berkapasitas 50-60 Ton
Hari Sampah Nasional, PT Timah Dukung Penyelenggaraan Seminar Pengelolaan Sampah untuk Masyarakat di Bangka Barat
Rayakan HUT Ke-2, NeutraDC Hadirkan Fasilitas Pengelolaan Sampah untuk Lebih dari 10.000 Warga Desa Jambidan Yogyakarta
Peringati HPSN, Pertamina EP Sangasanga Field Perkenalkan Cara Pengelolaan Sampah kepada Siswa SD
Stranas PK Fasilitasi Sinergi SIG dan Pemda, Menuju Pengelolaan Sampah yang Transparan
ITDC Maksimalkan Pengelolaan Sampah di MotoGP 2024, Wujudkan Mandalika Sebagai Kawasan Berkelanjutan