Bio Farma dan Wanadri Galakkan Penanaman Mangrove di Subang untuk Lingkungan Berkelanjutan

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Selasa, 26 November 2024 | 11:30 WIB
Aksi tanam mangrove yang digelar Bio Farma di Pantai Pondok Bali, Kabupaten Subang, Jawa Barat. (biofarma.co.id)
Aksi tanam mangrove yang digelar Bio Farma di Pantai Pondok Bali, Kabupaten Subang, Jawa Barat. (biofarma.co.id)

Pentingnya Rehabilitasi Mangrove

Baca Juga: Bio Farma Semakin Maju di Kancah Distribusi Vaksin Global, Erick Thohir: Kita Harus Bekerja Lebih Keras!

Data Dinas Kehutanan Jawa Barat pada 2017 menunjukkan bahwa dari total 7.345 hektare hutan mangrove di Kabupaten Subang, hanya 2,5 hektare yang direhabilitasi selama periode 2013-2017.

Penurunan luas mangrove, seperti yang dilaporkan oleh Indrayanti dkk. (2015), dari 62,80% menjadi 20,03% dalam kurun 2005-2015, disebabkan oleh perluasan tambak dan abrasi pantai.

Hutan mangrove memiliki fungsi vital sebagai green belt yang melindungi garis pantai dari abrasi, menahan gelombang laut, serta melindungi pesisir dari angin, badai, dan tsunami.

Baca Juga: Stellar Workplace Award 2024: Bio Farma Raih Stellar Workplace Recognition dalam Keterikatan dan Kepuasan Karyawan

Secara sosial-ekonomi, mangrove juga menjadi sumber penghidupan, menghasilkan bahan baku, dan memiliki potensi sebagai destinasi wisata.

Dengan aksi nyata seperti ini, Bio Farma berharap dapat berkontribusi signifikan dalam pelestarian lingkungan sekaligus mendukung pengembangan ekonomi masyarakat pesisir melalui upaya keberlanjutan yang terpadu.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: biofarma.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini