Kabar BUMN - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengungkapkan kekagumannya terhadap keberhasilan Bio Farma dalam memperluas akses bisnis global.
Erick Thohir mengapresiasi strategi Bio Farma yang konsisten berkonstribusi dalam ekosistem kesehatan dunia, baik melalui perluasan kapasitas produksi vaksin maupun kepedulian terhadap kemanusiaan universal.
“Kita melihat bagaimana Bio Farma terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesehatan global yang menunjukkan peran krusial Bio Farma di tataran internasional.
Baca Juga: 6 Jajanan khas Busan yang Bisa Ditemukan di Kaki Lima, Didominasi Makanan Hasil Laut
"Tidak hanya dalam solusi medis tetapi juga dalam mendukung perdamaian dan stabilitas di wilayah-wilayah rentan di seluruh dunia,” kata Erick Thohir dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat.
Erick menjelaskan bahwa kemampuan Bio Farma telah lama diketahui komitmennya dalam skala Kesehatan global.
Hal itu terlihat dari kemampuan Bio Farma memasok kebutuhan vaksin bagi 700 juta anak di 153 negara.
Baca Juga: Tempat-tempat Wisata Populer di Kabupaten Semarang yang Harus Dikunjungi
Kesuksesan Bio Farma merupakan sebuah strategi konsistensi yang menjadikan Indonesia salah satu negara besar dalam sebuah ekosistem supply chain Kesehatan dunia.
Erick juga menceritakan keberhasilan Bio Farma dalam membantu mempercepat pemulihan Indonesia pada saat pandemi Covid-19 dengan menyediakan vaksin khusus Covid-19.
Sementara itu, Wakil Direktur Utama Bio Farma, Soleh Ayubi, yang mendampingi Menteri BUMN, menyampaikan bahwa Bio Farma, sebagai wakil Indonesia dalam pertemuan tahunan Jaringan Produsen Vaksin Negara Berkembang (Annual General Meeting DCVMN) di Sao Paulo, Brasil, telah diberikan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah acara serupa pada tahun 2025.
Baca Juga: Hadiri KAI Expo 2024, Dapatkan Diskon Tiket Kereta Api hingga 70%
Permintaan internasional yang meningkat akan pasokan vaksin yang terpercaya memberikan kesempatan bagi Bio Farma untuk menguatkan posisinya sebagai pemain global di industri vaksin.
Perusahaan berencana meningkatkan kapasitas produksinya dari 3,1 miliar dosis per tahun menjadi lima kali lipat melalui pembangunan fasilitas produksi vaksin modern.
Artikel Terkait
Bio Farma Terima Penghargaan dari Kemenkes RI, Pengakuan atas Kontribusi Aktif di Tengah Pandemi
Bio Farma Gelar Employee Engagement untuk Suaka Owa dan Penghijauan di Gambung
Lowongan Magang MAGENTA BUMN Terbaru, Bio Farma Cari Fresh Graduate Lulusan S1 Psikologi
Hari Pohon Sedunia: Employee Engagement Bio Farma Group Fokus ke Pelestarian Lingkungan di Ciwidey
Stellar Workplace Award 2024: Bio Farma Raih Stellar Workplace Recognition dalam Keterikatan dan Kepuasan Karyawan