“Kami berharap penumpukan sampah dapat diubah menjadi produk bernilai guna sehingga menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan, Perhutani dan TNI Tanam 2.500 Pohon di Banyuwangi
Program ini melibatkan kolaborasi 21 BUMN, termasuk BRI, Bank Mandiri, BNI, Telkom Indonesia, Pegadaian, PT Semen Indonesia, Garuda Indonesia, dan lainnya.
TPST Cikole dilengkapi fasilitas untuk menampung dan mengolah sampah menjadi berbagai produk ramah lingkungan, seperti:
- Pupuk organik
- Ecoenzim
- Plastik press
- Brick dan papan
Produk-produk ini dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat atau digunakan untuk melengkapi sarana prasarana kawasan wisata Cikole.
Operasional TPST Cikole akan dikelola oleh Satgas Lembang Bersih dari Dinas Lingkungan Hidup Bandung Barat, bekerja sama dengan masyarakat, komunitas lokal, pengelola wisata, dan pemerhati lingkungan.
Dengan pendekatan Sustainable Development Goals (SDGs), TPST Cikole diharapkan tidak hanya mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga mendorong partisipasi masyarakat dalam menciptakan ekosistem wisata yang lebih ramah lingkungan.***
Artikel Terkait
Perhutani KPH Bogor Perkuat Sinergi Hadapi Bencana dan Gangguan Keamanan Hutan di BKPH Jasinga-Leuwiliang
Dukung Ketahanan Pangan, Perhutani dan TNI Tanam 2.500 Pohon di Banyuwangi
Dukung Pengembangan Pendidikan, Perhutani Salurkan Bantuan Rp25 Juta untuk Yayasan Panti Guna Mandiri Bandung
Bank Raya Gandeng Perhutani, Tawarkan Layanan Digital untuk Mitra dan Karyawan
Dukung Ketahanan Pangan di Sragen, Perhutani Sediakan Lahan 15,8 Hektar