Kabar BUMN - Bagian dari program pemberdayaan masyarakat, PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menggandeng Kelompok Tani Hutan Wana Lestari di Desa Bunton dan wilayah sekitarnya memperkuat pelestarian lingkungan.
Kegiatan diawali pemetaan sosial PLN EPI sejak awal tahun, dilanjutkan dengan pelatihan budidaya Mangrove pada Rabu (7/5/2025).
Lokasi pengembangan Mangrove di sekitar Warung Pinggir Kali (WPK) Desa Bunton, Adipala Cilacap, merupakan Ring 1 dari PLTU Jawa Tengah 2 Adipala milik PLN Indonesia Power dimana PLN EPI memasok energi primer di Pembangkit tersebut.
Baca Juga: GHES 2025, PLN EPI Pamerkan Pemanfaatan dan Pengembangan Bisnis Hidrogen Hijau
Kepala Desa Bunton, Sudin, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini yang dinilai sangat penting untuk peningkatan kapasitas kelompok tani.
Pelatihan yang digelar selama dua hari ini turut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari kelompok Tani Hutan Wana Lestari, hingga tokoh lokal dan aparatur Pemerintah.
Camat Adipala, Teguh Prastowo, menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini, terutama dalam mendorong potensi ekowisata mangrove sebagai pengungkit ekonomi masyarakat pesisir.
Baca Juga: PLN EPI Luncurkan Sistem Digitalisasi Biomassa, Bangun Ekosistem Energi Bersih Berbasis Rakyat
“Kalau kita pelihara dengan baik, kawasan ini bisa tumbuh jadi destinasi unggulan. Apalagi di Kampung Laut, Mangrove sudah dikembangkan sebagai pusat wisata. Ini bisa kita adopsi untuk membangun kawasan yang serupa," ungkapnya.
Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan menjelaskan, kegiatan ini mencerminkan komitmen PLN EPI terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dan merupakan bagian dari 17 program pengembangan yang direkomendasikan paska pemetaan sosial beberapa waktu lalu.
Menurutnya, PLN EPI menetapkan tiga fokus utama, yaitu Penguatan UMKM, Pelestarian Lingkungan, dan Pendidikan melalui pelatihan.
Baca Juga: Perkuat Ketahanan Energi, PLN EPI Gandeng Pemprov NTT Kembangkan Biomassa
“Salah satunya kami realisasikan di awal adalah melalui pendidikan pelatihan mangrove hari ini di Desa Bunton dan site visit ke Ekowisata Arboretum Mangrove di Kampung Laut," kata Mamit.
PLN EPI mencatat, untuk tahap awal telah tersedia lahan seluas 400 meter persegi yang difungsikan sebagai nursery atau rumah pembibitan mangrove, dengan kapasitas pengembangan antara 5.000 hingga 10.000 bibit.
Artikel Terkait
PT Timah Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Strategi Pemasaran Digital
Telkomsat Tegaskan Komitmen Digitalisasi Maritim Lewat Marine Digital Summit 2025
Kuatkan Sinergi, Mahasiswa Unhan Belajar Langsung ke PT DAHANA
The Mandalika Jadi Panggung Diplomasi Rasa Dunia dalam Indonesia Gastrodiplomacy Series 2025
Hari Kedua GT World Challenge Asia 2025 Hadirkan Aksi Supercar Spektakuler di Mandalika, Fitra Eri Juarai BRZ Series
Libur Waisak 2025 dan Cuti Bersama, Okupansi Kereta KAI Tembus 100 Persen