Rail Clinic KAI Menyapa Warga di Bulan Agustus, Padukan Layanan Kesehatan dan Literasi

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 7 September 2025 | 09:30 WIB
Di dalam Rail Clinic KAI tersedia ruang pemeriksaan umum, gigi, kebidanan dengan fasilitas USG, laboratorium sederhana, pemeriksaan mata, hingga apotek.  (Facebook/Rfkynu)
Di dalam Rail Clinic KAI tersedia ruang pemeriksaan umum, gigi, kebidanan dengan fasilitas USG, laboratorium sederhana, pemeriksaan mata, hingga apotek. (Facebook/Rfkynu)

Kabar BUMN - PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali menghadirkan program sosial Rail Clinic di tiga lokasi di bulan Agustus.

Yakni, Stasiun Siantar (14 Agustus) dan Stasiun Bajalinggei (15 Agustus) di wilayah Divisi Regional I Sumatera Utara, serta Stasiun Pasarnguter, Sukoharjo (27 Agustus) di Daerah Operasi 6 Yogyakarta.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menjelaskan, program ini adalah bukti nyata kepedulian berkelanjutan KAI kepada masyarakat.

Baca Juga: Buruan Serbu! Diskon 20% Tiket DAMRI Hanya di Tanggal Cantik 9.9

“Rail Clinic kami hadirkan agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat langsung. Kereta api tidak hanya sekadar menghubungkan kota demi kota, tetapi juga menjembatani kesehatan, pengetahuan, dan kesejahteraan,” ujar Anne.

Rail Clinic merupakan “rumah sehat berjalan” yang memberikan akses kesehatan lebih mudah bagi masyarakat. Warga yang biasanya harus menempuh perjalanan jauh kini bisa mendapatkan layanan medis lengkap langsung di stasiun.

Di dalam kereta tersedia ruang pemeriksaan umum, gigi, kebidanan dengan fasilitas USG, laboratorium sederhana, pemeriksaan mata, hingga apotek.

Baca Juga: Media Nasional Tinjau Langsung Kualitas Beras di Gudang BULOG

Kehadiran Rail Clinic menjadikan rel kereta bukan hanya jalur transportasi, tetapi juga jalur yang menghadirkan manfaat vital bagi masyarakat.

Di Stasiun Pasarnguter, Kabupaten Sukoharjo, sebanyak 200 pasien memanfaatkan layanan kesehatan gratis, 50 orang menerima kacamata dan multivitamin.

Kemudian 60 siswa mendapatkan penyuluhan kesehatan serta edukasi keselamatan perjalanan kereta api, dan 40 orang berpartisipasi dalam aksi donor darah.

Baca Juga: Hijaukan Pesisir Lampung Timur, PT Bukit Asam Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Pasir Sakti

Selain pengobatan, warga juga memperoleh edukasi kesehatan, mulai dari pola hidup bersih dan sehat, pencegahan penyakit TBC, hingga pentingnya menjaga keselamatan di jalur rel.

Pendekatan ini menjadikan Rail Clinic sebagai program menyeluruh yang mengobati, mencegah, sekaligus mengedukasi masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini