“Program ini berpotensi memitigasi emisi karbon hingga 10,21 ton CO₂ eq per tahun serta mendorong kemandirian ekonomi kelompok rentan di Desa Wiringtasi,” ungkapnya.
Baca Juga: KCIC Ungkap Kinerja Whoosh Saat Lebaran 2026, Penumpang Tembus Ratusan Ribu
Keunggulan program ini juga terletak pada penggunaan inovasi material. Pembangunan rumah penetasan penyu kini menggunakan struktur beton berbahan FABA yang lebih tahan terhadap banjir rob dibandingkan material kayu yang digunakan sebelumnya.
Ini menjadikan Ewako Lowita sebagai satu-satunya sistem pengelolaan wisata edukatif berbasis konservasi penyu yang komprehensif di wilayah tersebut.***
Artikel Terkait
Bulan K3 2026, PLN IP Pastikan Overhaul PLTU Suralaya Sesuai Komitmen 5ON
Uji B50 di PLTD Keledang, PLN Indonesia Power Perkuat Langkah Transisi Energi
Tarhib Ramadan 1447 H, PLN Indonesia Power Teguhkan Spirit Spiritual dan Kepedulian Sosial
PLN Indonesia Power Perkuat Siaga Listrik dan Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan 1447 H
PLN IP Mantapkan Langkah Energi Bersih Berbasis Hidrogen Hijau
Siagakan 12.597 Personel, PLN Indonesia Power Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Nasional Selama Idulfitri 1447 H