Kabar BUMN - Telkomsel menghadirkan program CSR bertajuk Telkomsel Jaga Cita: Belajar Tanpa Batas di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur sebagai upaya mendukung pemerataan pendidikan di wilayah rural dan 3T.
Program ini lahir dari tantangan keterbatasan akses pendidikan hingga kebutuhan penguatan literasi digital yang masih dihadapi sejumlah daerah.
Melalui program tersebut, Telkomsel menyasar lebih dari 1.750 penerima manfaat yang terdiri dari siswa, guru, dan ekosistem sekolah di tujuh sekolah terpilih di Flores.
Program ini sekaligus ingin membuktikan bahwa jarak bukan menjadi hambatan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Baca Juga: Telkom Percepat Transformasi Bisnis, TSR Capai 35,7 Persen pada 2025
Hadirkan Dukungan Belajar yang Terintegrasi
Dalam pelaksanaannya, Telkomsel menghadirkan dukungan terintegrasi guna membantu proses belajar mengajar agar lebih relevan dengan kebutuhan saat ini.
Dukungan tersebut mencakup penyediaan perangkat dan fasilitas pendukung pembelajaran seperti laptop, proyektor, alat peraga, hingga kebutuhan penunjang lainnya sesuai kebutuhan sekolah.
Baca Juga: 7 Kiat Menjaga Produktivitas Saat Long Weekend
Selain itu, Telkomsel juga menghadirkan dukungan konektivitas melalui starter pack dan layanan Telkomsel Orbit atau Fixed Wireless Access guna membantu akses internet di lingkungan sekolah.
Tak hanya konektivitas, peserta program juga mendapatkan akses gratis selama enam bulan ke berbagai platform digital pembelajaran, mulai dari Ilmupedia untuk penguatan akademik dan latihan ujian, Kuncie untuk pembelajaran dan pengembangan kompetensi, hingga Skul.id+ untuk mendukung digitalisasi manajemen sekolah.
Program ini juga dilengkapi dengan berbagai aktivasi pembelajaran, kompetisi, serta edukasi literasi digital guna mendorong kebiasaan belajar yang lebih mandiri dan bertanggung jawab.
Baca Juga: Bisnis Komersial PELNI Melonjak 338 Persen, Diperkuat Angkut Perdana 55 Ribu Ton Batubara
Menjangkau Tujuh Sekolah di Flores
Telkomsel memandang pendidikan dan literasi digital sebagai enabler pembangunan manusia.
Karena itu, perusahaan mengusung pendekatan “From Connectivity to Human Capability” dengan menjadikan teknologi sebagai jembatan agar siswa dan guru di Flores dapat mengembangkan kemampuan, rasa percaya diri, serta kesiapan menghadapi masa depan.
Artikel Terkait
April Jadi Momen Tepat Maksimalkan Poin Telkomsel Kamu, Yuk Ikut Undi-Undi Hepi
Buruan Sebelum 30 April! Poin Telkomsel yang Ngendap Bisa Jadi Hadiah Mewah
Jangan Sampai Hangus, Poin Telkomsel Bisa Ditukar Jadi Kesempatan Hadiah hingga Akhir April 2026
Maksimalkan Poin Telkomsel di Penghujung April 2026, Ini Panduan Lengkapnya
Digiland Run 2026 Siap Digelar, Telkomsel Hadirkan Ajang Lari, Hiburan, hingga Teknologi 5G dan AI