Dony mengungkapkan, dengan pengembangan menjadi kawasan eduwisata, paradigma masyarakat terhadap luwak juga berubah.
"Kini masyarakat percaya bahwa luwak harus dilindungi kelestariannya karena menghasilkan hubungan yang mutual sekaligus nilai ekonomi tinggi dari biji kopi yang dimakannya,“ tutupnya.***