Kabar BUMN - PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) berhasil memonetisasi pendapatan baru dari bisnis carbon credit.
Pada tahun 2022 lalu, PGE berhasil mencatatkan pos pendapatan baru yakni penjualan carbon credit.
Hal ini menjadi bukti nyata dari sertifikasi yang dimiliki oleh PGE.
PGE memang memiliki sertifikasi dari berbagai lembaga karbon kredit.
Baca Juga: Liga Sentra Indonesia - SSB Binaan PTPN V Raih Posisi Runner-up Putaran Nasional
Dengan ini PGE pun berhak untuk memonetisasi penjualan karbon kredit dari operasional PGE.
Dalam kegiatan jual beli karbon sendiri pembeli pembeli yang menghasilkan emisi karbon melebihi batas yang ditetapkan akan membeli kredit dari perusahaan lain.
Kredit karbon menjadi representasi dari hak sebuah perusahaan untuk mengeluarkan sejumlah emisi karbon atau gas rumah kaca dalam industrinya.
Lalu bagaimana sebenarnya bisnis karbon kredit yang dijalankan oleh PGE?
Dikutip KabarBUMN.com dari Instagram resmi PGE, satu unit karbon kredit dianggap setara dengan penurunan satu ton karbon dioksida (CO2).
Baca Juga: 5 Rekomendasi Menu Sehat untuk Sahur Agar Kuat Puasa Arafah Seharian
Karbon kredit adalah hak sebuah perusahaan untuk mengeluarkan sejumlah emisi karbon dalam proses bisnisnya.
Karbon kredit yang dihasilkan oleh PGE dapat dikomersialkan melalui penjualan.
Penjualan karnon kredit ini dilakukan ke perusahaan yang menghasilkan emisi karbon melebih batas yang sudah ditetapkan.
Artikel Terkait
Peminat Kendaraan Listrik Semakin Banyak, PLN Perkuat Infrastruktur Pengisian Daya
Promo Tiket Kereta Api untuk Bulan Juli 2023, PT KAI Beri Diskon Khusus 20%
Pupuk Indonesia Turun Tangan, Siap Tindak Tegas Kios dan Distributor Nakal