Kabar BUMN - PT Pertamina International Shipping (PIS) dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melakukan latihan tanggap darurat dengan kapal MT Kasim, Tanjung Sekong, Banten pada 30 Juni 2023 lalu.
Skenario latihan tanggap darurat tersebut dimulai dengan kapal MT Kasim milik PT PSI mengalami insiden tubrukan saat menunggu waktu bongkar muat di area labuh jangkar (anchorage area).
Dengan kejadian yang tidak diinginkan tersebut, antisipasi segera dilakukan untuk keselamatan kru kapal dan meminimalisir dampak risiko insiden, dilansir Kabarbumn.com dari pertamina-pis.com.
Baca Juga: Kekayaan Kuliner Indonesia, Aneka Sate Dari Seluruh Nusantara
Corporate Secretary PIS, Muh. Aryomekka Firdaus mengatakan “Latihan dilakukan dengan konsep real situation bertujuan untuk menguji coba kesiapsiagaan dan kecakapan tim PIS, serta peralatan dalam penanggulangan insiden. Termasuk menguji coba prosedur, alur komando, komunikasi, koordinasi di area Terminal Tanjung Sekong, hingga manajemen operasi".
Latihan tanggap darurat di atas kapal ini memenuhi regulasi Peraturan Menteri Perhubungan no. PM 45 tahun 2012 tentang Manajemen Keselamatan Pelayaran.
Selaku Sub Holding Integrated Marine Logistics (SH IML), tim PIS meyakinkan bahwa semua risiko dapat dikendalikan dengan profesional.
Baca Juga: CEK! Lokasi Pelayanan SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Minggu 2 Juli 2023
Momen ini juga menjadi pelatihan analisa risiko kejadian, praktik pemadaman, dan praktik pertolongan. Kemudian dilanjutkan dengan simulasi teknikal response, termasuk dalam hal ini pengendalian dan koordinasi, serta komunikasi marahabaya, yang berlangsung di lantai 22 dan lantai 3 kantor PIS di Gedung Patrajasa, Jakarta.
Di sana, koordinasi intens dengan stakeholder juga dilaksanakan termasuk pengendalian lebih lanjut oleh Basarnas.
Dalam latihan, kolaborasi dan penyediaan sarana penyelamatan dilakukan secara optimal., yang dimulai dari penyediaan dari kapal, tug boat, chopper dan lainnya sebagainya.
Koordinasi juga dilakukan dengan pemangku kepentingan untuk mendukung kelancaran latihan, mulai dari pihak ASDP, KSOP Merak, LANAL Merak, POLAIR Merak, dan tentunya Basarnas.
“Dalam latihan ini terdapat simulasi penyelamatan korban secara heroik oleh tim Basarnas, di mana korban luka bakar dipindahkan dari atas dek kapal menuju chopper yang kemudian diterbangkan langsung ke rumah sakit,” tambah Aryomekka.
Artikel Terkait
Tingkatkan Keamanan Kargo Operasional Kapal, PIS Gandeng Aparat TNI AL
Laba PIS 2022 Meroket hingga 63 Persen, PIS Incar Ekspansi Bisnis
Hadiri RUPS, PIS Apresiasi Kinerja Positif PET dalam Mengelola Terminal Energi
Berhasil Kelola Terminal Energi, PIS Beri Apresiasi Atas Kinerja Positif PET
Ramaikan IHRS 2023, PIS Tekankan Pentingnya Transformasi SDM untuk Bisnis Berkelanjutan