Kabar BUMN - PT Pupuk Indonesia (Persero) melaksanakan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman distributor dan kios terkait regulasi.
PT Pupuk Indonesia (Persero) juga mendukung penerapan digitalisasi kios untuk memudahkan petani menebus pupuk bersubsidi, Dilansir Kabarbumn.com dari pupuk-indonesia.com.
SVP Sekretaris Perusahaan Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana menyatakan, distributor, kios, hingga dinas pertanian di berbagai daerah akan terlihat dalam peningkatan kemampuan dan pelayanan penyaluran pupuk bersubsidi.
Baca Juga: Ingin Menurunkan Berat Badan? Ahli Diet Merekomendasikan Sarapan Ini
Hal itu sejalan dengan rekomendasi Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Polri terkait pupuk bersubsidi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, yang disampaikan oleh Ketua Tim Satgassus Mabes Polri, Hotman Tambunan, Minggu (30/7/2023).
“Pada prinsipnya kami selalu memberikan sosialisasi kepada kios dan distributor secara berkala, karena memang kami memiliki kantor perwakilan di sejumlah provinsi. Selain itu kami juga memiliki ratusan petugas pemasaran lapangan yang tersebar di seluruh kabupaten,” jelas Wijaya di Jakarta, Selasa (1/8/2023).
Lebih lanjut, Wijaya menjelaskan bahwa Pupuk Indonesia sebagai produsen menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai dengan alokasi yang ditetapkan oleh Pemerintah.
Baca Juga: Bio Farma dan MSD Meluncurkan NUSAGARD, Vaksin HPV 4-Valen Produksi Indonesia
Hingga 28 Juli 2023, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi secara nasional telah mencapai sebesar 3,83 juta ton, rinciannya Urea sebesar 2,25 juta ton dan NPK 1,55 juta ton.
Sementara stok pupuk bersubsidi secara nasional yang tersedia di gudang lini III atau tingkat kabupaten tercatat 853.255 ton atau setara 353 persen dari ketentuan minimum yang ditetapkan Pemerintah.
Untuk rinciannya, Urea sebesar 513.604 ton dan NPK sebesar 339.651 ton per tanggal 31 Juli 2023.
Baca Juga: Simak Jadwal Terbaru Layanan SIM Keliling di Jakarta Timur Periode Agustus 2023
“Penyerapan pupuk bersubsidi biasanya akan kembali meningkat saat memasuki musim hujan yang biasanya terjadi pada akhir tahun. Pada kesempatan ini, kios-kios akan kembali meningkatkan stoknya,” jelasnya.
Untuk meningkatan kemampuan dan pelayanan penyaluran pupuk bersubsidi, Wijaya juga akan melakukan dengan menerapkan digitalisasi kios.
Artikel Terkait
Tindak Tegas, Pupuk Indonesia Bakal Hentikan Kerja Sama dengan Kios Nakal di Lumajang
Pusri Pastikan Penuhi Kebutuhan Stok Pupuk di Jateng Sesuai Ketentuan Pemerintah
Kementerian BUMN Resmi Angkat Rahmad Pribadi Jadi Direktur Utama PT Pupuk Indonesia
Pupuk Indonesia Niaga Geliatkan Bisnis di Luar Pupuk
Lowongan Magang BUMN di PT Pupuk Indonesia (Persero), Daftar Lewat magenta.fhcibumn.com atau Klik Link di Sini