"Proses Turnaround Maintenance ini bukanlah hal yang mudah," tutur Achmad.
Baca Juga: Telkomsel Resmi Luncurkan Paket JITU 1, Solusi Internet Unlimited Cepat hingga 100 Mbps
"Banyak tantangan yang dihadapi seperti waktu yang singkat dan dilaksanakan di bawah suhu gurun ekstrem mencapai 45 derajat celcius," sambungnya.
Proses ini merupakan turnaround maintenance ke-4 yang dilaksanakan sejak Pertamina mulai mengoperasikan lapangan tersebut pada tahun 2013.
PAEP berkeyakinan bahwa hal tersebut akan memperkuat jejak Pertamina di Afrika Utara.
Hal ini lantaran proyek tersebut melibatkan banyak perusahaan dan personel dari Aljazair yang memainkan peran penting dalam pelatihan tersebut.
Sejak dioperasikan oleh Pertamina, MLN telah memproduksi lebih dari 62 juta barel minyak dari Berkin Basin.
Lapangan tersebut memiliki kapasitas untuk memproduksi lebih dari 17.000 barel minyak per hari dan 300 juta kaki kubik gas per hari.
Artikel Terkait
Masih Mungkin Dijangkau, Ini Perkiraan Budget Liburan Murah ke Jepang
Bak Lukisan, Surga Tersembunyi Ini Hanya Berjarak 2 Jam Perjalanan dari Pusat Kota Solo
Dukung Program TJSL Safety Riding di Bandung, DAMRI Sediakan 5 Armada Bus