Kabar BUMN - PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) resmi meluncurkan produk perak dan emas terbaru bernama Indonesian Heritage.
Tema ini diambil sekaligus dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78
Seri produk perak dan emas Indonesian Heritage tersebut menjadikan PT Antam untuk pertama kalinya memproduksi enam desain perak batangan premium dengan berat 31,103 gram.
Sementara itu, untuk produk emas Gift Series akan dirilis dalam empat desain dengan masing-masing berat 0,5 gram.
Baca Juga: Gunakan Konsep Smart City Forest, Pertamina Bakal Bangun Berbagai Infrastruktur Penting di IKN
Sekretaris Perusahaan MIND ID, Heri Yusuf menjelaskan pemilihan tema ini sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan terhadap kekayaan warisan budaya.
Selain itu, Heri menyebut ini sebagai bentuk mendukung keistimewaan di beberapa daerah strategis di Tanah Air.
"MIND ID melalui anak perusahaannya, PT Antam meluncurkan produk perak dan emas bertema Indonesian Heritage sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi terhadap warisan budaya Indonesia," tutur Heri.
Direktur Operasi dan Produksi PT ANTAM, Hartono menjelaskan desain yang akan ditampilkan dalam seri produk emas dan perak tersebut adalah lanskap ikon dari beberapa daerah yang memiliki nilai sejarah dan perjuangan bangsa Indonesia.
Baca Juga: Punya Citra Baik, Pegadaian Sukses Raih Penghargaan Corporate Reputation Awards 2023
Beberapa di antaranya adalah Tugu Monas yang akan terpahat dalam produk perak batangan seri Indonesian Heritage.
"Sementara pada produk Emas Gift Series, beberapa lanskap destinasi pariwisata digunakan sebagai desain untuk menunjukkan keindahan Indonesia dan warisan budayanya," ungkap Hartono.
Pada produk emas dan perak ini, PT ANTAM mencoba menghadirkan sebuah perbedaan.
Khususnya melalui produk perak batangan yang ditujukan untuk memenuhi permintaan dan ekspektasi pelanggan.
Artikel Terkait
Catatan Pertumbuhan Kinerja WSBP di Semester I/2023, Pendapatan Usaha Capai Rp 642 Miliar
Terbaru, Lowongan Magang BUMN di PT PLN (Persero), Simak Persyaratannya
Kisah Erawati, Pengusaha Batik Perempuan Asal Blora yang Sukses Berkat Program Binaan PNM