Bukti Pertahankan Kinerja Positif, Pendapatan Kimia Farma Pada Semester Pertama 2023 Capai RP 4.95 Triliun

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Senin, 7 Agustus 2023 | 22:00 WIB
 PT Kimia Farma Tbk (KAEF) berhasil mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2023. (Dok.Bio Farma)
PT Kimia Farma Tbk (KAEF) berhasil mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2023. (Dok.Bio Farma)

Kabar BUMN - PT Kimia Farma Tbk (“KAEF”) berhasil mencatatkan kinerja positif pada semester pertama tahun 2023.

Strategi yang fokus dan konsisten diterapkan Perseroan untuk pertumbuhan profitabilitas jangka panjang, dilansir Kabarbumn.com dari kimiafarma.co.id.

Transformasi yang dilakukan oleh Kimia Farma tercermin pada torehan kinerja keuangan sepanjang periode Januari hingga Juni 2023.

Baca Juga: Kebaya Indonesia, Lambang Karakter Masyarakat Indonesia yang Anggun, Lemah Lembut, Sopan, dan Bersahaja

Hingga akhir Juni 2023, Kimia Farma mampu membukukan pendapatan sebesar Rp4,95 triliun.

Pendapatan pada semester pertama tahun ini meningkat sebesar 11,78% secara tahunan atau year-on-year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu Rp4,43 triliun.

“Raihan pendapatan Kimia Farma secara konsolidasi hingga Juni 2023 disokong oleh kuatnya penjualan produk dan peningkatan jasa layanan laboratorium medis dan klinik,” ungkap David Utama, Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk.

Baca Juga: Rekomendasi Wisata Alam di Subang, Jangan Lupa Liburan ke Lima Pantai Memesona Berikut Ini

Menurut David, dari sisi kategori produk, obat generik menyumbang pendapatan sebesar Rp1,07 triliun atau meningkat sekitar 25,26% dari Rp858,96 miliar.

Adapun penjualan produk etikal dan lisensi juga meningkat 13,99% menjadi sebesar Rp1,89 triliun, dibandingkan periode yang sama tahun 2022 yaitu sebesar Rp1,65 triliun.

Di tengah rebranding yang tengah digencarkan, layanan laboratorium medis dan klinik berkontribusi baik terhadap pendapatan.

Baca Juga: Jerawat di Punggung, Sama Menyakitkan dan Lebih Sulit Diberantas Dibandingkan Jerawat di Wajah

Dalam laporan keuangan tercatat capaian layanan laboratorium medis dan klinik sebesar Rp488,16 miliar atau meningkat 16,60% dari tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp418,66 miliar.

Untuk penjualan obat over the counter (OTC) dan kosmetika tumbuh 4,85%, dari periode tahun 2022 sebesar Rp1,01 triliun menjadi Rp1,06 triliun pada semester I tahun 2023.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Sumber: kimiafarma.co.id

Artikel Terkait

Terkini