Kabar BUMN - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 5 Purwekerto mengimbau masyarakat untuk tidak lagi membakar sampar di pinggir rel kereta api (KA).
Aktivitas warga disekitar rel KA yang sering membakar sampah mulai meresahkan.
Manajer KAI Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro mengatakan membakar sampah di dekat rel sangat tidak dianjurkan.
Pasalnya, kegiatan ini bisa menimbulkan potensi bahaya untuk perjalanan KA.
Baca Juga: Minggu Buka, SIM Keliling Jakarta Hari Ini, 13 Agustus 2023
"KAI tentunya tidak membenarkan tindakan tersebut, mengingat saat ini musim kemarau dan kering yang dibarengi dengan angin kencang."
"Tindakan sembarangan membuang puntung rokok atau membakar dan membuang sampah di jalur KA, akan sangat membahayakan bagi perjalanan KA," kata Krisbiyantoro.
Krisbiyantoro menyebut asap yang ditimbulkan bisa menggangu jarak pandang masinis.
Hal ini tentu berbahaya bagi keselamatan perjalanan KA.
Baca Juga: Olahraga Saja Tidak Cukup, Lakukan 5 Hal Ini untuk Dapatkan Perut Six Pack
"Bahaya sampah di jalur KA yang masuk ruang manfaat jalan, bila sampah itu dibakar yang asapnya bisa menggangu pandangan masinis," tutur Krisbiyantoro.
Sebelumnya, ada dua laporang dari masinis soal adanya gangguan asap di pinggir rel.
Pertama, dari masinis KA Argo Dwipangga (KA 10) dari Gambir tujuan Solo Balapan bahwa ada bakar rumput di KM 302+5 disamping jalur hulu, petak jalan antara Stasiun Prupuk - Linggapura sekitar pukul 12.22 WIB.
Sementara itu, laporan kedua datang dari masinis KA Barang 2722 (Karacibon service) terlihat bakaran rumput di dekat jalur hulu km 353+0/1 antara Stasiun Purwokerto - Notog pada pukul 14.12 WIB.
Artikel Terkait
Loker BUMN di Anak Perusahaan PT Pertamina (Persero), 4 Posisi Dibuka di PT Pertamina Training and Consulting
Punya Kinerja yang Baik, Garuda Indonesia Masuk ke dalam Jajaran Fortune Indonesia 100
Ungguli Lionel Messi, Cristiano Ronaldo Sukses Lebih Dulu Bawa Klub Barunya Angkat Trofi