Iqbal Fikri juga menyoroti pentingnya menjadikan Indonesia sebagai negara maritim yang kuat, yang sejalan dengan cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Baca Juga: Lampaui Target, PT PAL Raih Skor 84,54 dalam Asesmen GCG Tahun Buku 2022
Keikutsertaan PT PAL Indonesia dalam acara ini mencerminkan komitmen untuk mendukung pendidikan, pelatihan, dan pengabdian masyarakat, yang merupakan pilar-pilar penting dalam tri dharma perguruan tinggi.
Ini juga menciptakan sinergi yang erat antara industri dan perguruan tinggi, yang dikenal sebagai konsep "triple helix," di mana perguruan tinggi berperan sebagai pusat penelitian dan industri sebagai penyedia layanan yang mendukung kedaulatan maritim.
“Yang bisa mengembalikan kejayaan maritim yang disegani di dunia adalah kita.
Baca Juga: Jadi Tolak Ukur Kemajuan Galangan Kapal ASEAN, PT PAL Dikunjungi Royal Navy Thailand
"Kita harus punya kehendak yang kuat bahwa kalau negara maritim harus memiliki penguasaan teknologi maritim yang paling tinggi.
"Kita harus mengembalikan marwah dan kejayaan tersebut yang menjadi cita-cita kita semua” tutup Iqbal Fikri dalam kuliah umumnya.***
Artikel Terkait
Jadi Tolak Ukur Kemajuan Galangan Kapal ASEAN, PT PAL Dikunjungi Royal Navy Thailand
Lampaui Target, PT PAL Raih Skor 84,54 dalam Asesmen GCG Tahun Buku 2022
Produk Kapal Perang PT PAL Jadi Andalan TNI AL dalam Latihan Gabungan 2023
Wujudkan Peran Aktif pada Keamanan Kawasan ASEAN, PAL Ekspor Kapal Perang ke Filipina
Dapat Instruksi dari Menhan, Kapal Perang Buatan PAL Indonesia Perkuat Satuan Tempur di Perbatasan