PT PAL Indonesia Gelar Ceremony Keel Laying, Bentuk Tandai Kemajuan Produksi Kapal Perang Unggulan

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Senin, 28 Agustus 2023 | 08:30 WIB
Penekanan tombol oleh Sesbaranahan Kemhan RI Brigjen TNI Heru Sudarminto (dua dari kiri) dan COO PAL Iqbal Fikri (kiri) bersama Waaslog Kasal, Dansatgas Proyek Frigate dan Kepala Proyek Frigate PT PAL (pal.co.id)
Penekanan tombol oleh Sesbaranahan Kemhan RI Brigjen TNI Heru Sudarminto (dua dari kiri) dan COO PAL Iqbal Fikri (kiri) bersama Waaslog Kasal, Dansatgas Proyek Frigate dan Kepala Proyek Frigate PT PAL (pal.co.id)

Kabar BUMNPT PAL Indonesia mengadakan ceremony keel laying proyek pembangunan kapal Frigate Merah Putih ke-1, menandai kemajuan pembangunan kapal perang unggulan pertama dalam sejarah yang mampu dibangun bangsa Indonesia.

Jalannya acara ini dimpimpin oleh Sekretaris Badan Sarana Pertahanan (Sesbaranahan) Kementerian Pertahanan RI, Brigjen TNI Heru Sudarminto, dilansir Kabarbumn.com dari pal.co.id.

Turut hadir juga dalam acara ceremony yakni Wakil Asisten Logistik (Waaslog) Laksma TNI Maman Rohman serta jajaran pemangku kepentingan dari Kemhan maupun Mabes TNI AL.

Baca Juga: Gelar Media Gathering 2023, PT Len Industri (Persero) Undang Jajaran Pemimpin Redaksi Media Nasional

Chief Operating Officer (COO) PT PAL Indonesia Iqbal Fikri menyampaikan “Dipercayakannya PAL sebagai industri pertahanan nasional dalam membangun 2 unit kapal frigate, merupakan komitmen pemerintah melalui Kementerian Pertahanan RI untuk memajukan dan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas industri pertahanan dalam negeri."

"Serta sebagai langkah nyata dalam upaya mewujudkan peningkatan penguasaan teknologi pertahanan, kemandirian industri pertahanan, sehingga dapat meminimalisir ketergantungan impor alutsista” ungkap Iqbal.

Guna mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045 sebagai negara yang diperhitungkan di kancah global dan mempunyai kemampuan pertahanan yang berdaya gentar di kawasan ASEAN, cita-cita ini ditunjang dengan optimalisasi kapasitas dan kapabilitas industri pertahanan nasional, khususnya dalam penguasaan teknologi pertahanan oleh anak bangsa.

Baca Juga: Prediksi Cuaca BMKG Hari Ini 28 Agustus 2023, Hujan Turun di Beberapa Wilayah Jakarta

Tahap keel laying dengan ditandai peletakan lunas kapal merupakan momen penting sebagai permulaan perhitungan usia kapal.

Kapal Frigate Merah Putih ke–1 memiliki panjang 140 meter dengan displacement sebesar 5.996 ton, dan nantinya akan dilengkapi dengan teknologi pengindraan serta persenjataan yang lebih modern.

Brigjen TNI Heru Sudarminto menyampaikan “Pembangunan kapal frigate di PT PAL Indonesia ini merupakan salah satu bentuk pembinaan industri pertahanan dalam negeri dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian membangun KRI sejenis di masa mendatang”, terangnya mewakili Marsekal Muda TNI Yusuf Jauhari selaku Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabaranahan).

Baca Juga: Sinopsis The Worst of Evil, Drakor Baru Ji Chang Wook yang Tayang September, Nonton Dimana?

Sesbaranahan Kemhan RI juga menjelaskan besarnya harapan prosesi keel laying menjadi awal yang baik untuk kelanjutan Pembangunan kapal frigate.

“Hal ini seiring dengan program pemerintah yang ingin mewujudkan industri dalam negeri yang unggul untuk memajukan Indonesia dan dapat bersaing di kancah industri perkapalan internasional” tutup Brigjen TNI Heru Sudarminto.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Sumber: pal.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini