Tidak Main-main, Dua Program CSR Pertamina Hulu Mahakam Peroleh Penghargaan Internasional

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 4 September 2023 | 10:00 WIB
Situasi di TPAS Manggar yang jadi bagian Program Wasteco Pertamina Hulu Mahakam (PHM). Di sini, PHM mendampingi warga memanfaatkan gas metana dari sampah. (pertamina.com)
Situasi di TPAS Manggar yang jadi bagian Program Wasteco Pertamina Hulu Mahakam (PHM). Di sini, PHM mendampingi warga memanfaatkan gas metana dari sampah. (pertamina.com)

Kabar BUMN - Dua program unggulan corporate social responsibilty (CSR) PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), mendapat pengakuan internasional.

Pengakuan PHM raih melalui dua penghargaan terbaik di ajang The 15th Annual Global CSR Summit & Awards 2023 yang merupakan ajang internasional tingkat Asia Pasifik.

Program pertama yang mendapat penghargaan tertinggi di ajang tersebut adalah konservasi endemik pesut mahakam (Komik Pesut).

Baca Juga: Pertamina Hulu Indonesia Sabet Penghargaan Berkat Berbagai Program CSR dalam Ajang E2S Proving League 2023

Komik Pesut merupakan program konservasi pesut mahakam yang saat ini berstatus critically endangered dan hanya tersisa 85 ekor saja.

Program ini mengintegrasikan konservasi dengan dengan pemberdayaan masyarakat melalui sektor wisata berbasis community-based tourism.

Berlokasi di Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, PHM berkolaborasi dengan Pokdarwis Bekayuh Baumbai Bebudaya sebagai pengelola Desa Wisata Pela.

Baca Juga: Terus Tunjukkan Kinerja Positif, PHM Catat Rekor Pengeboran Sumur di Wilayah Mahakam

Juga dengan Yayasan Konservasi Rare Aquatic Species of Indonesia (RASI), serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

Komik Pesut mengajak nelayan mengurangi penggunaan alat tangkap ikan yang mengganggu habitat Pesut Mahakam.

PHM juga mengembangkan inovasi Pinger Akustik yang digunakan di kapal/jaring nelayan.

Baca Juga: Tak Hanya Berkualitas, Pertamina Jalankan Komitmen Hasilkan Produk Kilang Jadi Lebih Ramah Lingkungan

Pesut mahakam yang saat ini berstatus critically endangered dan hanya tersisa 85 ekor saja. (phi.pertamina.com)

Pinger akustik mengeluarkan sonar yang frekuensinya bisa didengar pesut sehingga tidak akan mendekat ke jaring nelayan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: phi.pertamina.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini