Pupuk Indonesia akan melakukan demonstration plot (demplot) komoditi durian sebagai untuk membuktikan terjadinya peningkatan kualitas buah, produktivitas, dan pendapatan pertanian.
Baca Juga: Pupuk Indonesia Buka Layanan Pelanggan, Petani Bisa Lapor Jika Harga Pupuk di Atas HET
“Tidak ada biaya untuk bergabung, apalagi program ini menggunakan pupuk nonsubsidi sehingga tidak lagi bergantung pada pupuk subsidi, karena program Makmur tujuannya membuat Indonesia menjadi makmur, sehingga bisa Makmur Bersama Indonesia,” tutup Rahmad.
Dapat diketahui, program Makmur sendiri telah diimplementasikan di atas lahan seluas 6.341 hektar (ha) di beberapa wilayah di Kabupaten Banyuwangi dengan project leader PT Petrokimia Gresik dan PT Pupuk Kalimantan Timur.
Sebagai contoh project Banyuwangi Sumber Hidup dengan komoditas padi berhasil mengalami peningkatan produktivitas menjadi 7,3 ton per ha dari yang sebelumnya 5,4 ton per ha.***
Artikel Terkait
Rangkul Gen Z, Pupuk Indonesia Ajak Mahasiswa Lebih Dekat dengan Petani di Dieng
Mulai Diterapkan di 5 Provinsi, PT Pupuk Indonesia Pastikan Petani Hanya Butuh KTP untuk Tebus Pupuk Subsidi
Pupuk Indonesia Niaga Geliatkan Bisnis di Luar Pupuk
Pupuk Indonesia Tingkatkan Sosialisasi Ke Distributor dan Kios
Dukung Kepolisian, Pupuk Indonesia Siap Tindak Tegas Terhadap Mafia Penyelewengan Pupuk Bersubsidi
Pupuk Indonesia Niaga Tandatangani Komitmen Antifraud