Kabar BUMN - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V melakukan sejumlah terobosan untuk memangkas ketimpangan produktivitas petani sawit.
Salah satu upaya yang dilakukan PTPN V adalah melalui pendekatan digitalisasi.
Strategi tersebut diwujudkan melalui sawit rakyat online.
Sawit rakyat online merupakan aplikasi berbasis Android yang memudahkan petani mengakses dan mendapatkan bibit sawit unggul bersertifikat.
Baca Juga: SPJM Kembangkan Kualitas SDM Lewat Talent Development Guna Dukung Pemurnian Bisnis Berkelanjutan
Chief Executive Officer PTPN V, Jatmiko Santosa mengatakan aplikasi ini dibuat untuk meningkatkan produktivitas petani.
"Kita bersyukur aplikasi yang dirancang dan dikembangkan oleh insan-insan PTPN V ini memberikan manfaat besar kepada petani untuk mendapatkan bibit sawit berkualitas dan bersertifikat," kata Jatmiko.
Jatmiko mengatakan maraknya bibit sawit palsu yang beredar luas di kalangan para petani menjadi dasar utama lahirnya kebijakan pembukaan kran bibit sawit yang dilepas secara daring tersebut.
Program tersebut dilangsungkan secara masif dan berkelanjutan di tujuh sentra sekitar unit perusahaan pada 2021 lalu.
Baca Juga: Dukung Transisi Energi Rendah Karbon, PLN Luncurkan Laporan TCFD Pertama
Dalam tiga tahun terakhir, program ini sendiri berjalan dengan sangat baik.
Selain itu, program ini juga mendapat respons hangat dari para petani sawit.
Dalam kurun waktu dua tahun, lebih dari 1,6 juta bibit diserap sekitar 4.300 petani sawit.
Jatmiko mengatakan bahwa keberadaan bibit palsu sejatinya telah mendera petani begitu lama.
Artikel Terkait
Terbaru, Kimia Farma Buka Lowongan Magang untuk 3 Posisi, Daftar di magenta.fhcibumn.com Sebelum Terlambat
Srikandi BUMN Ajak Perempuan di Indonesia Deteksi Dini Kanker Serviks
Tempat Wisata Alam di Yogyakarta, Nikmati Pesona Lautan Awan di Kebun Buah Mangunan