Realisasikan Inisiatif Kementerian BUMN, Petrokimia Gresik Berhasil Makmurkan 21.403 Petani Indonesia

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 26 September 2023 | 11:30 WIB
Petrokimia Gresik merealisasikan Program Makmur yang diinisiasi oleh Pupuk Indonesia bersama Menteri BUMN Erick Thohir hingga akhir kuartal II 2023. (petrokimia-gresik.com)
Petrokimia Gresik merealisasikan Program Makmur yang diinisiasi oleh Pupuk Indonesia bersama Menteri BUMN Erick Thohir hingga akhir kuartal II 2023. (petrokimia-gresik.com)

6. Nusa Tenggara pada lahan seluas 9.138 Ha;

Baca Juga: Bakauheni Harbour City, Icon Pariwisata Berkelanjutan dengan Fasilitas Memadai

5. Sumatera pada lahan seluas 2.738 Ha;

6. Kalimantan pada lahan seluas 4.219 Ha.

Adapun komoditas yang menjadi sasaran Petrokimia Gresik terbanyak adalah padi di lahan seluas 44.495 Ha, selanjutnya tebu (35.481 Ha), hortikultura (10.093 Ha), jagung (8.301 Ha), dan kelapa sawit (4.219 Ha).

Baca Juga: Rangkaian HUT ke-78, KAI Gelar Tabur Bunga di TMP Cikutra

"Kami berharap budidaya ini bisa diduplikasi oleh petani lain sehingga mampu berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan nasional," tandas Dwi Satriyo.

Dalam program ini, Petrokimia Gresik berperan dalam memberikan jaminan penyediaan pupuk non-subsidi.

Petrokimia Gresik juga melakukan kawalan budidaya, mulai dari pengujian tanah melalui layanan Mobil Uji Tanah, hingga penyediaan pestisida melalui anak perusahaan untuk pengendalian hama dan penyakit tanaman.

Baca Juga: Tomps, Platform Portal Aset KBUMN untuk Dukung Akselerasi Digitalisasi di Kementerian BUMN

Adapun pupuk non-subsidi Petrokimia Gresik yang digunakan dalam program Makmur diantaranya NPK Phonska Plus, ZA, Urea, ZK dan SP-36. Selain itu juga produk baru perusahaan seperti ZA Plus, SP-26, Phosgreen dan Petroganik Premium.

Program Makmur ini juga menjadi media edukasi bagi perusahaan kepada petani agar tidak bergantung dengan pupuk bersubsidi yang saat ini alokasinya semakin terbatas.

"Penggunaan produk non-subsidi Petrokimia Gresik terbukti memberikan hasil siginifikan bagi peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani di Indonesia. Semoga semakin banyak petani yang tergabung dalam program Makmur ini maka semakin lebih banyak lagi petani yang terinspirasi," tutup Dwi Satriyo.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Sumber: petrokimia-gresik.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini