Perusahaan Korea Tanamkan Modalnya di SIER, Berinvestasi Sebesar 6,9 Trilliun

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 27 September 2023 | 10:00 WIB
PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) resmi melakukan Penandatanganan perjanjian Penggunaan Tanah Industri (PPTI) i PT Tri Sakti Purwosari Makmur atau KT&G TSPM. (sier.id)
PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) resmi melakukan Penandatanganan perjanjian Penggunaan Tanah Industri (PPTI) i PT Tri Sakti Purwosari Makmur atau KT&G TSPM. (sier.id)

Kabar BUMN - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) kembali mendapat investor baru dan kali ini berasal dari PT Tri Sakti Purwosari Makmur atau KT&G TSPM.

KT&G TSPM mendirikan pabrik di atas lahan seluas 190.000 meter persegi yang terletak di Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER), Rembang, Pasuruan.

 

Penandatanganan Perjanjian Penggunaan Tanah Industri (PPTI) ini dilakukan pada Selasa, 19 September 2023 lalu, sebagaimana dilansir Kabarbumn.com dari sier.id.

Baca Juga: Wisata Alam Bukit Legend di Situbondo, Tempatnya Berburu Sunset dan Berkemah di Bawah Langit Berbintang

Aara tersebut dihadiri oleh Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Vice President KT&G TSPM Mr. Jang Jaehong, Direktur KT&G TSPM Mr. Byun Bongjin, Direktur Utama PT SIER, Didik Prasetiyono, Direktur Keuangan, Administrasi dan Manajemen Risiko PT SIER, Rizka Syafittri Siregar.

Investasi awal yang dilakukan oleh KT&G TSPM adalah sebesar Rp318,9 Miliar dari total investasi Rp6,9 Triliun yang direncanakan.

PPTI antara KT&G TSPM dan PT SIER ini menandai kerja sama baru Indonesia-Korea sebagai wujud dari kepercayaan serta komitmen terhadap potensi investasi di Indonesia.

Baca Juga: Siap-siap, Pemenang Program Undi-Undi HEPI Telkomsel Bakal Diumumkan Sore Ini, Apakah Anda Juga Pemenangnya?

”Saya pernah menyampaikan bahwa SIER harus bisa menjadi game changer. Tidak mudah memang tapi di dunia ini semuanya masih punya kemungkinan. Saya apresiasi kolaborasi dan sinergitas yang dilakukan oleh Pak Didik, Direktur Utama PT SIER. Infrastruktur seperti komunikasi dan listrik harus tersambung, air harus tercukupi dan itu menurut saya adalah tantangan tersendiri bagi pengelola kawasan industri dibandingkan KEK (Kawasan Ekonomi Khusus). SIER bisa memenuhi semua itu dan menciptakan kolaborasi dari banyak lini,” ujar Khofifah.

Dalam kesempatan itu, Didik juga tidak lupa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada KT&G TSPM karena telah memilih PIER menjadi tempat untuk mengembangkan bisnisnya.

"Investasi yang akan ditandatangani hari ini adalah landasan bagi dimulainya investasi KT&G/TSPM di kawasan Industri PIER, Rembang, Pasuruan, yang dalam unggahan sosial media Menteri Investasi/BKPM Republik Indonesia, Bapak Bahlil Lahadalia, disebutkan nilai investasi tersebut adalah sebesar Rp6,9 triliun dan berpotensi menciptakan 1.200 lapangan pekerjaan baru. Hal ini adalah bukti nyata dari keyakinan mereka terhadap potensi luar biasa Indonesia sebagai pasar investasi," ungkapnya.

Baca Juga: Tingkatkan Layanan Contact Center untuk Pelanggan Setia, Pertamina Raih 4 Penghargaan

Ia menambahkan, SIER sangat percaya diri untuk mengajak investor baik dari dalam dan luar negeri untuk berinvestasi di Jawa Timur, khususnya di SIER dan PIER.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Sumber: sier.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini