Di Tengah kondisi el nino ini, Frans berharap, berbagai langkah konkrit yang dilakukan Holding pangan ID FOOD dapat berkontribusi meningkatkan pasokan beras sebagai upaya menjaga ketahanan pangan.
“Pada kunjungan Bapak Presiden ke lahan Sukamandi ini kita bisa melihat bahwa di tengah el nino yang masih berlangsung panen padi juga tetap berjalan di sejumlah lokasi. Selain itu, beberapa pengembangan budidaya dan varietas terus dilakukan sebagai solusi jangka panjang menjaga keamanan pasokan beras ke depan,” ungkapnya.
Presiden Jokowi di sela kunjungan mengatakan, fenomena el nino tentunya memberikan dampak pada produksi dan hasil panen yang ada.
Menurutnya, hasil panen di Kabupaten Subang terbilang bagus, selanjutnya akan dilakukan peninjauan di Indramayu.
Baca Juga: Aplikasi Access Kini Hadir, Mudahkan Pelanggan KAI dalam Mengakses Layanan Digital
Presiden Jokowi juga memastikan, pemerintah akan terus fokus melakukan stabilisasi harga beras di tingkat konsumen/masyarakat.
Sementara itu, Plt. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional/NFA Arief Prasetyo Adi mengatakan, panen padi hari ini diharapkan dapat mendorong penguatan produksi pangan nasional. Apabila produksi mulai terakselerasi, akan dapat memenuhi kebutuhan pasokan sehingga stabilitas harga diharapkan terjaga.
"Hari ini bersama Bapak Presiden melihat langsung panen padi. Petani kita masih bisa tanam dan panen. Total luasan panen yang ada di Subang mencapai 500 hektar. Kita juga melihat kiprah PT Sang Hyang Seri (SHS) sebagai BUMN yang fokus di benih bibit unggul. Ke depannya kita terus dorong ekosistem budidaya pertanian yang sifatnya end to end," terangnya.
Artikel Terkait
PT MUM (PNM Group) Kembali Lagi Membuka Lowongan Kerja, Kali Ini Tersedia Posisi Account Officer (AO)
Siap-Siap Pengumuman Pemenang Undi-Undi HEPI Telkomsel Dilakukan Hari Ini
KTT AIS Hari Pertama Sukses Digelar, PLN Komitmen Hadirkan Listrik Andal Hingga Penutupan
Setelah Puas di Pantai, Cobalah Kunjungi 5 Tempat Wisata Lain di Jimbaran. Di Satu Tempat Bisa Belajar Kopi
Budidayakan Kaliandra Merah di Lahan Seluas 80 Hektare, PTBA Siap Kembangkan Energi Biomassa