Kabar BUMN - Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia berkomitmen mendukung pengembangan energi bersih di Tanah Air dengan memfasilitasi pengembangan green hydrogen dan green ammonia terintegrasi di kawasan Petrokimia Gresik.
Program ini merupakan inisiasi dari Pupuk Indonesia kolaborasi dengan PT PLN (Persero) dan perusahaan asal Arab Saudi, ACWA Power Company.
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi dalam segmen BUMN Performance Report 2023 di Program Squawk Box CNBC Indonesia, di Jakarta, baru-baru ini menyampaikan bahwa di tahun 2023 ini, Pupuk Indonesia telah menyiapkan master plan pengembangan bisnis.
Baca Juga: Jamin Ketersediaan Energi, SPBU Modular Dioperasikan di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2023
Salah satunya adalah pengembangan green hydrogen dan green ammonia yang akan menjadi penopang pertumbuhan Pupuk Indonesia di masa mendatang.
"Kita telah bekerja sama dengan banyak pihak, dan kita juga sudah menetapkan beberapa titik untuk pengembangan dengan teknologi dan metode yang berbeda-beda. Di Gresik (Petrokimia Gresik, Red) kita akan mengembangkan industri hijau dengan berbasiskan tenaga surya," ujarnya.
"Ini adalah industri masa depan. Jika kita tidak dari sekarang, maka kita akan ketinggalan gerbong," imbuh Rahmad Pribadi.
Sementara, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung program pengembangan green hydrogen dan green ammonia.
Ia mengungkapkan, perjanjian studi pengembangan energi bersih di Petrokimia Gresik ini telah ditandatangani para pihak dan disaksikan oleh Kementerian BUMN pada bulan Juli 2023 lalu.
Saat ini sudah pada tahapan feasibility study atau pengumpulan data teknis terkait Pabrik Amoniak eksisting dan sejumlah fasilitas yang akan dimanfaatkan.
"Dalam proyek ini, Petrokimia Gresik mendapat tugas dari Pupuk Indonesia menyiapkan lahan untuk lokasi pembangunan electrolyzer, atau alat yang akan menghasilkan green hydrogen dari air. Selanjutnya green hydrogentersebut akan dikirim ke Pabrik 1A atau 1B Petrokimia Gresik, tergantung nanti hasil kajian mana yang lebih feasible, sehingga dapat menghasilkan green ammonia," tandas Dwi Satriyo.
Baca Juga: Bisa Halau Panas, Ini 5 Rekomendasi Model Topi yang Cocok Dipakai saat Traveling
Saat ini pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar proyek ini berjalan lancar dan sesuai target.
Artikel Terkait
Hati-hati Kecopetan di Keramaian Tempat Wisata, Ini Tips Menghindarinya
Pertama di Riau, Klinik Utama PTPN V Raih Akreditasi Paripurna
KTT AIS Forum 2023 Sukses Digelar, The Nusa Dua Bersiap Sambut Perhelatan 61st AALCO
Gunakan SPKLU PLN, Crew Dorna Sport: It's Very Good and Very Fast
Lagi Viral Summarecon Villagio, Tempat Belanja Barang Branded Terbaru di Karawang