Jamkrindo Dorong UMKM Maluku Susun Laporan Keuangan Mandiri

Photo Author
Atikah IW, Kabar BUMN
- Selasa, 17 Oktober 2023 | 09:00 WIB
Jamkrindo menggelar workshop bagi UMKM di Maluku. (Dok. Jamkrindo)
Jamkrindo menggelar workshop bagi UMKM di Maluku. (Dok. Jamkrindo)

Kabar BUMN - PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) terus mendorong literasi keuangan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Indonesia timur.

Inisiatif ini, salah satunya dilaksanakan melalui acara workshop yang diselenggarakan di Provinsi Maluku dengan tema "Mengelola Laporan Keuangan Bagi UMKM & Google Profile Business".

Workshop ini digelar di Barugae, Gedung PLUT KUMKM Maluku pada Kamis, 12 Oktober 2023.

Baca Juga: Perluas Ekosistem Kesehatan, IHC Kerja Sama Stakeholder Lokal Hingga Swedia

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Maluku Nasir Kilkoda, Kepala PLUT Provinsi Maluku Astri G Mainake, Kepala Seksi Layanan Usaha Koperasi dan UKM Provinsi Maluku Afriaty Watiheluw, dan CEO Layanan UMKM Naik Kelas (LUNAS) Roy Baskoro.

Wakil Kepala Divisi Hubungan Kelembagaan II Jamkrindo Anggit Murdiwibowo mengungkapkan workshop kali ini diikuti 50 peserta dari Kota Ambon.

“Dengan diselenggarakannya acara ini kami berharap lebih banyak lagi UMKM yang mampu membuat laporan keuangan sendiri,” kata Anggit.

Adapun tujuan acara ini adalah untuk meningkatkan literasi keuangan pada pelaku usaha UMKM di Kota Ambon melalui materi dan workshop pengelolaan laporan keuangan, pengenalan penjaminan PT Jamkrindo dan UMKM Layak, serta peningkatan literasi digital marketing melalui materi Google Profil Business.

Baca Juga: Pekan TJSL DAHANA 2023 Resmi Dibuka

Anggit mengatakan pemahaman dalam pengelolaan keuangan sangat penting dimiliki oleh para pelaku UMKM.

Pemilik UMKM harus bisa membuat laporan keuangannya sendiri.

Kali ini, Jamkrindo memaparkan ada tiga jenis laporan keuangan utama untuk UMKM.

"Pertama laporan posisi keuangan (neraca), kedua laporan laba rugi, ketiga laporan arus kas. Ketiga hal ini harus menjadi pegangan UMKM dalam menjalankan bisnisnya,” ujar Anggit.

Dalam workshop tersebut dijelaskan bahwa laporan posisi keuangan atau biasa disebut neraca menggambarkan informasi dan kondisi keuangan perusahaan berupa aset, kewajiban, dan modal suatu entitas bisnis pada waktu tertentu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Atikah IW

Tags

Artikel Terkait

Terkini