Pelindo Jasa Maritim Grup Pasca Dua Tahun Merger, Lakukan Pemurnian Bisnis Anak Perusahaan

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Kamis, 19 Oktober 2023 | 17:30 WIB
Pemurnian bisnis anak perusahaan Pelindo Holding. (jasamaritim.co.id)
Pemurnian bisnis anak perusahaan Pelindo Holding. (jasamaritim.co.id)

Kabar BUMN – Pelindo Holding memiliki rencana untuk melakukan pemurnian bisnis anak Perusahaan untuk semua entitasnya, dengan hal ini, akan ada anak perusahaan yang akan digabungkan ke dalam Pelindo Jasa Maritim (SPJM) pada tahun ini.

Pada awal Oktober lalu, SPJM telah memiliki tambahan anak Perusahaan, yaitu PT Berkah Mesin Industri Angkat (BIMA) usai ditandai dengan penandatanganan perikatan pembelian saham.

Pasca merger, SPJM telah menerima penyerahan 6 anak Perusahaan diantaranya JAI, PMS, EPI, RUKINDO, EII, dan JPPI, sebagaimana dilansir KabarBUMN.com dari jasamaritim.co.id.

Baca Juga: Glamping Seru Sembari Menikmati Panorama Danau dan Gunung Batur di Sunrise Hill Camp Bali

Klasternya terbagi menjadi 3, antara lain:

1. Jasa marine dengan 2 anak usaha yaitu JAI dan PMS

2. Klaster peralatan dimana EII dan JPPI berada

Baca Juga: Apresiasi Kinerja Polisi, Bulog Beri Penghargaan pada Polda Banten yang Berhasil Tangkap Mafia Beras

3. Klaster port utilitas yang juga terdiri dari 2 anak usaha, yaitu EPI dan Rukindo.

Direktur Utama PT Pelindo Jasa Maritim, Prasetyadi mengatakan, “Di tahun 2023, klaster tersebut dikembangkan dengan pembagian 5 klaster, yaitu klaster pelayanan kapal, klaster equipment, klaster galangan, klaster solusi pengerukan, dan klaster provider jasa utilitas”.

Saat ini kajian telah dilaksanakan dan proses pemurnian terus berjalan dari berbagai sisi mulai dari aspek legal, keuangan, perpajakan, pengembangan usaha, dan aspek lainnya yang menjadi keharusan dalam pengubahan struktur organisasi lanjutnya.

Baca Juga: Gelar HUT ke-7, HIG Hadirkan Senyum Wajah Indonesia

Adapun tujuan dari pemurnian bisnis ini adalah untuk melakukan strukturisasi di lingkup Pelindo melalui Pemurnian Bisnis Pelindo Grup sebagai bagian dari inisiatif strategis sehingga struktur korporasi menjadi lebih efisien (streamlined) dan paling optimal.

Prasetyadi menjelaskan, “Khusus untuk BIMA, yang telah bergabung Oktober ini, nantinya akan memuat beberapa aksi korporasi untuk klaster peralatan (equipment). Dimana setelah SPJM resmi menjadi parent-nya, BIMA akan menerima perpindahan bisnis jasa peralatan dari JPPI, EII, dan PMP dalam rangka integrasi peralatan”.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Sumber: jasamaritim.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini