“Memang ini menjadi agenda kami berikutnya untuk dukung adik-adik AO sampai ke jenjang sekolah berikutnya. Potensi mereka yang masih lulusan SMA/K Sederajat sangat besar dengan semangat militannya dan kewirausahawan yang tercermin di lapangan,” ujar Arief.
Arief menegaskan bahwa PNM bekerja untuk pemberdayaan nasabah melalui pembiayaan dan pendampingan.
Pembiayaan dan pendampingan merupakan dua sisi mata uang yang tidak boleh dipisahkan satu dengan lainnya.
Ia juga menerangkan upaya PNM untuk terus memberikan modal finansial, modal intelektual dan modal sosial secara berkelanjutan.
Pemberdayaan yang terus dilakukan PNM membentuk ekosistem yang berkelanjutan.
Secara periodik mingguan diadakan Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM) oleh AO untuk memberikan semangat kepada anggota kelompok dalam upaya meningkatkan kinerja usahanya.
Dalam pertemuan ini juga diterapkan pelatihan sederhana dengan beberapa modul oleh AO kepada nasabah.
Modul ini pun juga secara tidak langsung meningkatkan skill AO dalam berwirausaha.
Artikel Terkait
Honeymoon di Bromo, Kenapa Tidak? Ini 5 Kegiatan yang Bisa Kamu Nikmati Bersama Pasangan Selama Bulan Madu
Bantu Masyarakat di Tengah Kemarau Panjang, SIG Salurkan 906 Ribu Liter Air Bersih
Berenang di Kolam Terasering yang Instagenic, Tiket Masuk ke Tempat Wisata di Klaten Ini Cuma Rp8 Ribu Saja
UMKM Binaan Jasa Marga Unjuk Gigi di Trade Expo Indonesia 2023 dan Solo Great Sale 2023
Sinergi PTPN IX dan Kelompok Tani di Kendal, Berhasil Tingkatkan Hasil Panen Sebanyak 200 Ton Jagung