ASDP Tuntaskan Penerapan Reservasi Tiket Online di 17 Pelabuhan Per Oktober 2023

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 23 Oktober 2023 | 17:00 WIB
ASDP sukses terapkan reservasi tiket online di 17 pelabuhan per Oktober 2023 ini. (asdp.id)
ASDP sukses terapkan reservasi tiket online di 17 pelabuhan per Oktober 2023 ini. (asdp.id)

Kabar BUMN - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sukses menerapkan digitalisasi penyeberangan di 17 pelabuhan, terhitung hingga Oktober 2023 ini.

Berkat digitalisasi ini, pengguna jasa bisa memesan tiket secara online melalui aplikasi Ferizy atau laman trip.ferizy.com.

Sekretaris Perusahaan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan, digitalisasi merupakan bentuk komitmen ASDP dalam mengaktualisasi misi Perusahaan terkait penerapan teknologi berbasis nilai. 

Baca Juga: Sukseskan MotoGP Mandalika 2023, ASDP Catat Peningkatan Jumlah Penumpang Padangbai-Lembar hingga 70%

Penggunaan online ticketing ini juga sebagai bukti bahwa ASDP selalu mengedepankan keselamatan penumpang.

Adanya digitalisasi memungkinkan data manifest pengguna jasa bisa tercatat lebih akurat, data produksi terpantau secara real time, serta hak asuransi konsumen lebih terjamin.

“Saat ini terdapat lebih dari 1.600.000 pengguna aktif Web Reservation dan Mobile Application Ferizy dan lebih dari 5.000 mitra Gerai Ritel Ferizy secara nasional,” ujar Shelvy Arifin, seperti dikutip KabarBUMN.com dari asdp.id, Senin (23/10/2023).

Baca Juga: Sambut Perhelatan MotoGP Mandalika 2023, ASDP Catat Trafik Kendaraan Roda Dua Padangbai-Lembar Naik hingga 60%

Rencana digitalisasi ini akan menyasar 45 pelabuhan yang terdiri dari 35 pelabuhan milik ASDP serta 11 lainnya milik pihak lain.

Terdapat tiga fase implementasi dalam proses digitalisasi ini.

Fase pertama adalah digitalisasi e-ticketing yang merupakan perubahan layanan tiket sobek menjadi tiket online ini bertujuan untuk transformasi layanan end-to-end di pelabuhan.

Baca Juga: ASDP Resmi Terapkan Reservasi Tiket Online di Pelabuhan Kayangan dan Pototano melalui trip.ferizy.com

Selain itu, juga bisa meningkatkan kontrol produksi pelabuhan dan penyeberangan, pendataan manifest yang lebih akurat dibanding proses manual, hingga pencetakan data manifest secara digital.

Fase kedua merupakan perubahan metode pembayaran dari tunai menjadi non-tunai (cashless).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: asdp.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini