Menuju Indonesia Net Zero Emission, Pertamina Patra Niaga Suplai Energi yang Lebih Baik Bagi Pelaku Industri

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 25 Oktober 2023 | 08:30 WIB
Ilustrasi. (Dok. Pertamina Patra Niaga)
Ilustrasi. (Dok. Pertamina Patra Niaga)

Kabar BUMN Pertamina Patra Niaga terus mendukung upaya transisi energi menuju penggunaan bahan bakar yang lebih baik dan ramah lingkungan, yang berguna untuk mengurangi emisi gas buang yang dihasilkan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah inisiatif Green Fuel Project. Hal ini disampaikan oleh Maya Kusmaya selaku Direktur Pemasaran Pusat & Niaga Pertamina Patra Niaga.

Ia melanjutkan, inisiatif ini dapat mewujudkan kebutuhan bahan bakar yang berkelanjutan bagi konsumen industri Pertamina Patra Niaga dalam memenuhi kebutuhan energinya.

Baca Juga: Terapkan Teknologi Biometric dalam Transformasi Digitalnya, BSI Raih Penghargaan dari The Digital Banker

“Saat ini kebutuhan bahan bakar bagi pelanggan industri tidak hanya fokus kepada jumlah bahan bakar yang dibutuhkan, namun mulai bergeser menuju bagaimana kualitas bahan bakar yang digunakan memenuhi kriteria sebagai energi yang ramah lingkungan untuk mendukung dekarbonisasi serta cita-cita Indonesia menuju Net Zero Emission (NZE),” jelas Maya.

Green Fuel Project yang ditawarkan Pertamina Patra Niaga ini menjadi salah satu solusi bagi konsumen industri dalam memenuhi tantangan energi masa depan dan terkait dengan diberlakukannya kebijakan pajak karbon dan kebijakan Nilai Ekonomi Karbon.

Saat ini, Pemerintah sudah menyiapkan kebijakan pajak karbon sebagai salah satu upaya dekarbonisasi dan pengurangan emisi kepada pelaku industri, hal ini juga diwujdukan dengan diresmikannya Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbon) di PT Bursa Efek Indonesia pada akhir September lalu.

Baca Juga: Sudah Peralihan Musim, Saatnya Mencoba Kuliner Khas Musim Gugur di Korea Selatan, Surganya Menu Seafood

“Dengan Green Fuel Project, Pertamina Patra Niaga akan menjual produk BBM yang selama ini telah disalurkan kepada konsumen industri, dan dikombinasi dengan solusi karbon kepada pelaku dan konsumen industri yang akan dikenakan pajak karbon,” lanjut Maya.

Sebagai bentuk kesiapan dalam mengimplementasikannya, Pertamina Patra Niaga telah menandatangani kerjasama dengan salah satu konsumen industrinya, yakni PT Putra Perkasa Abadi (PPA) dan PT Antareja Mahada Makmur (AMM).

Penandatanganan kerjasama ini diwakili langsung oleh Maya Kusmaya dengan Presiden Direktur PPA Christianto Setyo serta Direktur AMM, Muhammad Affan.

Baca Juga: Detik-detik Terakhir Pengundian Undi-Undi Hepi Telkomsel Periode ke 39, Segera Tukarkan Poinmu

Dalam kerjasama ini, Pertamina Patra Niaga dan PPA Group memasukkan kerjasama penyediaan Ultra Low Sulphur Gasoil dan Green Diesel ke dalam Program Pertamina One Solution bagi industri batu bara yang lebih baik.

Program ini mempermudah akses PPA ke berbagai produk Pertamina, termasuk layanan Fuel Management System untuk penyediaan stok di lokasi site PPA Group.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Sumber: pertaminapatraniaga.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini