Kabar BUMN - PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) terus bergerak cepat untuk mencapai target Nett Zero Emission (NZE) pada 2060. Teranyar, PT EPI menandatangani kesepakatan bersama dengan PT Palma Banna Mandiri dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang di Kantor Bupati Aceh Tamiang, Jumat (20/10/2023).
Kesepakatan bersama itu berisi tentang sinergi pengembangan dan pengelolaan biomassa berbasis pemanfaatan sumber daya setempat.
Kesepakatan bersama itu ditandatangani Pj Bupati Aceh Tamiang, Meurah Budiman, Direktur Biomassa PLN EPI, Antonius Aris Sudjatmiko; dan Direktur PT Palma Banna Mandiri, Nazarudin Ibrahim.
Baca Juga: PLN EPI dan PT SKI Sepakati Kerja Sama Mengembangkan Biomassa untuk Co-Firing PLTU
Meurah Budiman sangat mendukung kerja sama tersebut. Menurutnya, sumber energi berbasis fosil semakin menipis. Oleh karena itu, biomassa menjadi sangat penting sebagai sumber energi baru terbarukan dan green.
Ia harapkan kerja sama itu berjalan baik sesuai dengan keinginan semua pihak. Terlebih pemanfaatan biomassa sebagai sumber energi juga akan berdampak dalam hal serapan tenaga kerja.
Meurah pun sangat mengapresiasi PLN EPI dan PT Palma Banna Mandiri yang berkomitmen melibatkan masyarakat dalam penyediaan biomassa untuk Co-Firing."Kami berharap, program berjalan maksimal sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata dia.
Sementara Direktur PT Palma Banna Mandiri, Nazaruddin Ibrahim mengamini pernyataan Pj Bupati Aceh Tamiang. Sebagai mitra pemasok, ia mengatakan jika biomassa mampu menjadi nilai tambah bagi masyarakat bahkan membuka lapangan pekerjaan baru.
Menurut Nazar, guna memenuhi kebutuhan biomassa untuk PLTU Pangkalan Susu dan Nagan Raya, pihaknya melibatkan masyarakat dalam hal pengumpulan bahan baku. "Program biomassa ini tidak hanya jadi solusi Nett Zero Emission namun juga menambah penghasilan masyarakat," ucap Nazar.
Ia melanjutkan, di tahap awal ini pihaknya bekerjasama dengan tiga koperasi di Desa Kaloy, Aceh Tamiang. Ditargetkan, lahan seluas 3.500 hektare akan ditanami berbagai tanaman. Di antaranya, kata Nazar, tanaman yang disiapkan untuk jadi sumber biomassa. Misalnya kaliandra, indigofera, dan lain sebagainya.
Baca Juga: Realisasi Pasokan Biomassa PLN EPI Capai 450 Ribu Ton hingga Semester I 2023
"Total lahan yang akan kami tanami ke depan sekitar 13.500 hektar yang tersebar di Aceh Tamiang, Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Barat Daya," sambungnya.
Nazar meyakini, melihat besarnya manfaat yang dirasakan, akan makin banyak wilayah yang bakal bekerjasama terkait pemanfaatan untuk tanaman biomassa.
Artikel Terkait
Gandeng TBEA, PLN Bawa Ilmu dari Negeri China untuk Kembangkan Manufaktur Ketenagalistrikan
Hindari Pelanggaran, Begini Tips PLN untuk Pemakaian Listrik Secara Benar
Sambut Inisiatif PLN, Lembaga Penjamin Investasi China Teken MoU Perkuat Pendanaan Hijau
Di Konferensi Kelistrikan se-Asia Pasifik, PLN Paparkan Skenario Transisi Energi Menuju NZE 2060
Ikuti Indonesia Premium Coffee Expo, UMKM Binaan PLN Laris Manis Diminati Pembeli
PLN Grup Bawa Komitmen Investasi Kelistrikan dan Beyond kWh dari Indonesia-China Business Forum