Transformasi Dorong Kinerja Terminal Peti Kemas Meningkat, Pengguna Jasa Sebut Hemat 30 Persen

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 1 November 2023 | 06:00 WIB
Transformasi yang dilakukan PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) mulai menunjukkan hasil bagus. Salah satunya, kegiatan bongkar muat peti kemas di Terminal Peti Kemas  Jayapura-Papua semakin cepat. (pelindotpk.co.id)
Transformasi yang dilakukan PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) mulai menunjukkan hasil bagus. Salah satunya, kegiatan bongkar muat peti kemas di Terminal Peti Kemas Jayapura-Papua semakin cepat. (pelindotpk.co.id)

Kabar BUMN - Transformasi yang dilakukan PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) mulai menunjukkan hasil bagus. Salah satunya, kegiatan bongkar muat peti kemas di Terminal Peti Kemas (TPK) Jayapura-Papua semakin cepat.

Sejumlah perusahaan pelayaran pun mengaku biaya operasional saat kapal bertambat di TTPK Jayapura-Papua mengalami penghematan hingga 30 persen.

Branch Manager perusahaan pelayaran PT Salam Pasific Indonesia Lines (SPIL) Cabang Jayapura Slamet Sampurno mengungkapkan, setelah pengoperasian TPK Jayapura oleh PT Pelindo Terminal Petikemas, kegiatan bongkar muat semakin cepat.

Baca Juga: Transformasi Budaya Safety, Pelindo Terminal Petikemas Bentuk Tim Safety Champion

“Sekarang rata-rata untuk bongkar muat 500 boks peti kemas butuh waktu 11 jam. Kalau dulu biasanya butuh waktu hingga 30 jam,” kata Slamet, Senin (30/10).

Alhasil biaya pendukung operasional seperti logistik dan bbm untuk mesin pembangkit kapal menjadi lebih hemat. Selain itu, biaya tambat yang tadinya dihiting 2-3 etmal kini hanya 0,5-1 etmal.

Percepatan bongkar muat tidak lepas dari kualitas layanan TPK Jayapura yang lebih baik, dampak penerapan operasional berbasis planning and control.

Baca Juga: Membanggakan, Pelindo Terminal Petikemas Borong 3 Penghargaan di Ajang IDEAS 2023

Selain itu, keberadaan Integrated Billing System (IBS) yang menjadikan layanan terminal dapat diakses secara daring turut membantu para pengguna jasa.

Dengan adanya IBS, perusahaan pelayaran dapat memantau produktivitas kegiatan bongkar muat yang sedang dilakukan di dalam terminal.

Manfaat IBS diakui juga Direktur PT Serakoy Raya Ernest Montolalu selaku pelaku usaha Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) atau forwarding.

Baca Juga: Perluas Area Kerja! PT Pelindo Terminal Petikemas Operasikan Dua Terminal Baru di Kalimantan Tengah

Sistem IBS menampilkan informasi kepada pengguna jasa tentang jadwal kedatangan kapal, bahkan informasi posisi barang.

Dengan begitu, Ernest menuturkan, layanan pengurusan dokumen bisa dilakukan secara daring dan proses pengambilan barang yang semakin mudah, cepat dan tersistem dengan baik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: pelindotpk.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini