Kabar BUMN - Menjelang peringatan Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, KAI Logistik bersama Suluh Perempuan menggelar kegiatan workshop Kewirausahaan Perempuan untuk Kemandirian, Kekuatan, dan Pemberdayaan.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Keuangan (GF), VP of Corporate Secretary (GUS) beserta jajaran, Kepala Bidang Konsultasi Bisnis Kementerian Koperasi dan UKM Ima Rahmania, Ketua Umum Suluh Perempuan Siti Rubaidah, M.Pd., dan Owner Katuwn Girl Hadi Nugraha.
Dilansir KabarBUMN.com dari kalogistics.co.id, acara workshop ini diawali dengan sambutan Ketua Panitia, Fentia Budiman. Ia menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara KAI Logistik bersama Suluh Perempuan dengan tujuan untuk membentuk perempuan mandiri secara ekonomi dan berdaya secara ekonomi kreatif dengan berbisnis dan UMKM.
Baca Juga: PIP Kemdikbud 2023: Cek Nama Siswa Penerima Bulan November di Link Ini
Dalam kesempatan tersebut, GF turut menyampaikan, “Di era zaman yang setiap harinya semakin berkembang, maka semakin banyak perempuan yang mulai menyadari bahwa menjadi wirausaha adalah cara terbaik untuk berkontribusi pada keuangan keluarga, karier, dan pertumbuhan pribadi”.
Ia juga berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini saja, dan ia berharap dapat terus berkolaborasi untuk kegiatan serupa lainnya di kemudian hari.
Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Kementerian Koperasi dan UKM RI yang menyambut baik kolaborasi dengan wujud diskusi publik yang akan memberikan motivasi dan kekuatan bagi para perempuan.
GF mengawali sesi diskusi publik dengan pengenalan produk KAI Logistik beserta aplikasi Trax, “khususnya dalam dukungan terhadap UMKM, KAI Logistik telah mengambil peran diantaranya tarif khusus UMKM, serta dukungan dan kolaborasi UMKM di beberapa kota yang sudah berjalan seperti Bandung, Garut dan Karawang”.
Setelah itu, dilanjutkan dengan paparan dari Kementerian Koperasi dan UKM yang mengungkapkan bahwa pemerintah secara penuh turut mendukung penguatan kapabilitas UMKM melalui inovasi.
Menurutnya, UMKM di Indonesia saat ini mencapai 64,2 juta unit usaha yang didominasi oleh usaha mikro dan 64% dari usaha tersebut dipimpin atau dimiliki oleh perempuan. Oleh karena itu, pemerintah berupaya menciptakan ekosistem wirausaha, yang salah satunya berfokus kepada wirausaha perempuan yang bertujuan meningkatkan kontribusi perempuan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga: Romantisnya The Beach Love Bali, Kafe dengan View Sunset Terbaik di Tabanan yang Cocok Dikunjungi Bersama Pasangan
Ketua Suluh Perempuan dalam sambutannya, mengatakan dengan tegas bahwa perempuan bukan sebuah objek, melainkan individu yang secara utuh harus memiliki kesempatan yang sama dalam mencari peluang dan pengalaman. Perempuan harus berani dan tegas menolak segala bentuk kekerasan, diskriminatif dan terkungkung pada konsep patriarki.
Kemudian, kegiatan berlanjut dengan fashion show ramah lingkungan bersama Putri dan Ratu Kebaya (Anggalang by Omar), yang melibatkan model-model fashion show berusia 13 – 18 tahun, yang juga merupakan binaan dengan status penyintas kekerasan perempuan, broken home, disabilitas dan korban perundungan.
Workshop dan diskusi interaktif menjadi kegiatan selanjutnya. Di sini, dibahas mengenai peluang bisnis logistik yang disampaikan oleh Specialist of Marketing & Sales Courier 1, serta Manager of Forwarding yang memaparkan kapabilitas dan cakupan area pengiriman KAI Logistik di Indonesia termasuk pengiriman ekspor.
Selain workshop terkait logistik, juga tersedia workshop tentang digital marketing yang disampaikan oleh owner Katuwn Girl.***
Artikel Terkait
Buruan Daftar! KAI Logistik Buka Banyak Lowongan Kerja
Rail Clinic KAI Kembali Hadir, Masyarakat Kini Bisa Dapatkan Layanan Kesehatan Secara Gratis
Simak Panduan Cara Klaim Reduksi Tiket KA Melalui Aplikasi Accsess by KAI
Cara Beli Tiket Kereta Api untuk Libur Natal dan Tahun Baru via Aplikasi Access by KAI, Ikuti Langkah-Langkah Mudahnya
KAI: Jangan Bagikan Kode Booking Tiket KA ke Medsos