Presiden Jokowi Hadiri Penandatanganan Perjanjian Induk Divestasi PT Vale Indonesia Tbk. di San Francisco

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Minggu, 19 November 2023 | 13:00 WIB
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menghadiri penandatanganan Perjanjian Induk Divestasi PT Vale Indonesia Tbk. di San Francisco. (mind.id)
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menghadiri penandatanganan Perjanjian Induk Divestasi PT Vale Indonesia Tbk. di San Francisco. (mind.id)

Kabar BUMN – Direktur Utama BUMN Holding Industri Pertambangan, PT Mineral Industri Indonesia (“MIND ID”), CEO Vale Canada Limited (“VCL”), Senior Managing Executive Officer Sumitomo Metal Mining Co., Ltd. (“SMM”), serta CEO PT Vale Indonesia Tbk. (“PTVI”) resmi melakukan penandatanganan Heads of Agreements: PTVI Divestment Commitment (“HoA”).

Penandatanganan yang bertempat di San Fransisco pada 17 November 2023 waktu setempat ini juga dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo serta disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Wakil Menteri BUMN.

Dilansir KabarBUMN.com dari mind.id, HoA (Perjanjian Induk) ini merupakan langkah awal dalam pemenuhan komitmen divestasi PTVI dalam rangka pemenuhan persyaratan konversi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK), mengingat akan berakhirnya masa berlaku Kontrak Karya (“KK”) PTVI pada akhir tahun 2025.

Baca Juga: Dorong Pemanfaatan Energi Terbarukan, PTBA Bangun PLTS Irigasi untuk Sejahterakan Petani di Lampung Tengah

Selaras dengan Aspirasi Pemegang Saham, maka melalui penandantangan HoA ini diharapkan MIND ID akan menjadi pemegang saham terbesar di PTVI dengan kepemilikan sebesar 34% dan memiliki peran penting dalam pengelolaan PTVI kedepannya.

Direktur Utama MIND ID, Hendi Prio Santoso juga mengungkapkan bahwa MIND ID bersama VCL akan melakukan kontrol bersama atas PTVI.

“Dengan menjadi Pemegang saham terbesar PT Vale Indonesia Tbk, MIND ID bersama VCL akan memiliki kontrol bersama yang lebih dalam terkait operasionalisasi Perusahaan dan juga dalam pengelolaan dan pengembangan Perusahaan kedepannya,” ujar Hendi.

Baca Juga: Kinerja Perseroan Tumbuh Positif, Mitratel Catat Kenaikan Pendapatan Sebesar 11,9% pada Kuartal III-2023

Melalui struktur kerjasama pengelolaan PTVI ini, diharapkan MIND ID bersama dengan pemegang saham lainnya dapat bekerja sama dengan lebih erat yang dituangkan dalam prinsip Tata Kelola yang Baik untuk mendukung pengembangan Perusahaan ke depan serta mendukung program Pemerintah Indonesia dalam mengoptimalkan pemanfaatan cadangan dan sumberdaya nikel nasional melalui Program Hilirisasi yang diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah dari rantai nilai nikel di dalam negeri.

“Hal ini akan memperkuat lini bisnis MIND ID dan upaya optimalisasi pemanfaatan cadangan dan hilirisasi nikel yang terus digaungkan oleh Pemerintah RI,” tambah Hendi.

Setelah penandatanganan HoA, MIND ID dan pemegang saham utama lainnya masih akan berdiskusi lebih lanjut guna menyepakati mekanisme transaksi detail, sebagai dasar pelaksanaan proses divestasi yang diharapkan selesai pada tahun 2024.

Baca Juga: Aktif Lakukan Inovasi dan Transformasi bagi Kebutuhan Nasabah, Bank Mandiri Raih Penghargaan Marketing Company of the Year 2023 versi AMF

Setelah proses divestasi selesai, MIND ID sebagai BUMN akan berupaya untuk memberikan dampak positif yang optimal dalam mendorong sektor pertambangan Indonesia lebih maju lagi.

Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo berharap kedua Pemegang saham utama PTVI bisa terus berkolaborasi untuk mengembangkan potensi dan penambahan Nilai yang lebih maksimal untuk Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Sumber: mind.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini